Asuransi Jiwa, Seberapa Penting?

Asuransi Jiwa
Sumber gambar: futuready

Aku mau nanya nih, siapa sih yang sekarang ini ga kenal sama asuransi jiwa? Atau minimal asuransi lah ya, udah jadi rahasia umum kok.

Asuransi

n. Pertanggungan (perjanjian antara dua pihak, pihak yang satu berkewajiban membayar iuran dan pihak yang lain berkewajiban memberikan jaminan sepenuhnya kepada pembayar iuran apabila terjadi sesuatu yang menimpa pihak pertama atau barang miliknya sesuai dengan perjanjian yang dibuat)

Asuransi jiwa

n. Perjanjian jiwa (tentang kematian) [Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kelima]

Asuransi jiwa seringkali menjadi pokok pembicaraan antara aku dan beberapa teman. Karena kami masuk dalam kategori usia produktif, maka selain masalah pekerjaan, asuransi jiwa pun menjadi bahan perbincangan.

Membeli polis asuransi jiwa menjadi hal penting, terutama dalam keluarga. Wajib, kudu, harus, mesti punya asuransi jiwa lah pokoknya.

Kenapa sih asuransi itu penting bagi keluargaku?

  • Kalau dulu ada Ibu yang membantu perekonomian keluarga, sekarang tidak lagi. Sejak Ayah menjadi satu-satunya pencari nafkah di keluarga kami, asuransi menjadi begitu krusial. Asuransi jiwa sebagai layanan asuransi yang berfungsi sebagai salah satu pencegahan terjadinya kerugian finansial akibat kematian anggota keluarga tertanggung, di mana tertanggung menjadi pencari nafkah utama (dalam keluarga kami adalah Ayah). Tidak ada yang bisa mengetahui jika ada musibah atau jika ada kemungkinan terburuk, orang tersayang pergi meninggalkan kita untuk selamanya bukan?
  • Di keluarga kami, diabetes menjadi musuh nomor satu. Keturunan penderita diabetes memiliki resiko enam kali lebih besar untuk ikut menderita diabetes. Kakek dari pihak ayah sampai sekarang menderita diabetes, yang kemudian diturunkannya kepada ayah. Untunglah sampai saat ini aku dan adik-adik belum terindikasi untuk terkena penyakit ini. Dengan memiliki polis asuransi jiwa, kita bisa lebih tenang jika terjadi apa-apa pada Ayah dan semua anggota keluarga.
  • Ini juga yang menjadi alasan penting bagi kami untuk memiliki asuransi jiwa: untuk menabung. Ayahku bukanlah seorang pegawai negeri ataupun pegawai swasta. Sebagai seorang wiraswasta yang tidak selalu bisa diprediksi penghasilannya dan memiliki banyak anak yang beberapa masih kecil, asuransi jiwa menjadi sangat penting sebagai persiapan di hari tua juga sebagai  perlindungan terhadap biaya pendidikan anak-anak di masa mendatang yang sudah pasti semakin mahal. Bayangkan jika tidak memiliki asuransi jiwa, bagaimana dengan biaya pendidikan adik-adikku ini?
  • Dan yang paling penting bagiku sekarang: untuk memberikan rasa aman saat pergi traveling. Yup, aku senang sekali menjelajah tempat-tempat baru. Selalu ada kesenangan tersendiri bagiku mendapati kakiku bergerak ke manapun yang aku inginkan. Masalah yang sering timbul tiap kali aku akan bepergian ini adalah soal perizinan. Sebagai orang tua yang takut anak perempuannya pergi ke tempat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya, akan lebih nyaman meninggalkan keluarga jika kita sudah membeli polis asuransi jiwa. Dan tentunya yang di rumah pun juga lebih tenteram rasanya.

Asuransi Jiwa
Sumber gambar: lintasgayo

Apa aja sih pengalaman asuransi yang pernah aku alami?

Akhir-akhir ini, aku sering ditawarkan program asuransi jiwa terbaru oleh sebuah badan. Aku mengerti bahwa para pegawainya yang menawarkan fitur-fitur yang tersedia itu akan mendapatkan bonus jika ada yang tertarik membeli asuransi jiwa tersebut. Sempat juga aku dipaksa untuk tanda tangan, tapi aku berkelit dan meminta waktu untuk berpikir. Sebenarnya hal tersebut terasa sedikit menyebalkan. Ini bisa jadi saran untuk penyedia layanan asuransi jiwa agar meningkatkan pelayanannya… ^^

Belum lama ini juga, aku lepas dari asuransi wajib yang ditetapkan pemerintah karena sudah melewati umur dan sudah selesai kuliah. Sebelumnya, dengan menggunakan asuransi ini, cukup mudah untuk mengklaim jika terjadi musibah.

Sebagai contohnya, salah seorang adik aku sudah beberapa kali keluar-masuk rumah sakit dikarenakan fisiknya yang lemah. Jika kami tidak memiliki asuransi, beberapa kali masuk rumah sakit ini tentu menyedot banyak biaya. Syukurnya dengan asuransi ini bisa meng-cover biaya rumah sakit, sehingga mengurangi biaya meskipun masih ada tambahan biaya yang kami bayar.

Lalu, sebagai seorang pecinta buku yang kerjaannya baca di manapun dan kapanpun ini, menjadikanku mau tidak mau mengalami sedikit gangguan penglihatan. Dengan asuransi yang aku miliki sebelumnya, aku bisa memeriksa kesehatan mata dan mendapatkan kacamata secara gratis. Lumayan banget loh ^^

Aku juga memiliki tabungan berjangka bulanan. Dengan tabungan berjangka bulanan ini, aku diwajibkan untuk membayar beberapa ratus ribu setiap bulannya yang kemudian akan dikembalikan ke nomor rekeningku setelah melewati batas waktu yang ditentukan. Dengan tabungan berjangka bulanan ini pula, aku menerima polis asuransi di mana akan memberikan sejumlah biaya jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, selama batas waktu tabungan berjangka bulanan tersebut dibayarkan.

Ohiya, bercerita tentang traveling nih, akhir tahun lalu saat aku dan seorang teman dalam perjalanan pulang dari pergi menggembel, kami mengalami kecelakaan. Waktu itu, kami menaiki mini bus yang mana sepertinya dikarenakan sopirnya mengantuk sehingga mini bus kami menabrak sebuah mobil. Mobil yang kami tabrak itu ringsek, penumpangnya terluka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Alhamdulillah aku dan temanku ini tidak apa-apa karena kami tidak ada yang tertidur saat itu, hanya lebam memar di beberapa tempat, bibir berdarah, juga bibir pecah dan dagu berdarah karena terantuk kursi di depan kami. Saat itu malam hari dan lokasi kejadian berada di tengah hutan. Untungnya, dari tiket travel mini bus yang kami tumpangi itu, terdapat juga tarif asuransi yang menjamin keselamatan kami. Sehingga setelah sampai di tempat tujuan, beberapa hari setelah itu Ibu dari temanku ini mendatangi loket travel tersebut untuk mendapat uang ganti rugi dari tarif pengobatan kami berdua.

See, penting banget kan asuransi jiwa buat kita?

Saat ini, aku sedang mempertimbangkan beberapa asuransi jiwa yang kira-kira cocok buatku. Adakah saran dari teman-teman semua? ^^

 

Baca juga: Tentang Poligami, Siapkah jika Suami Menikah Lagi?

27 thoughts on “Asuransi Jiwa, Seberapa Penting?

  1. ya, aku jadi paham arti pentingnya asuransi disaat keadaan yang tidak diinginkan misal tidak ada tabungan mencukupi utk biaya perobatan..

  2. Bener banget memang asuransi sangat penting buat kita. sebagai alat proteksi dan jaga diri kalau-kalau ada kemalangan suatu hari nanti. Tapi dari pengalaman mbak anindita kalau ada yang nawarin asuransi cenderung memaksa. Wah jadi takut milih instansi yang kompeten dengan premi yang nggak ribet dan klaim yang bisa cepat.

  3. memang kita mesti sedia payung sebelum hujan ya mbak 😀 Aku sih selama ini punya asuransi pendidikan dan kesehatan. Yang penting jelas ya apa saja hak dan kewajiban masing2 kedua belah pihak.

  4. Sekarang banyak sekali produk asuransi, nggak sesimple seperti produk asuransi jaman dulu, sekedar asuransi kesehatan, jiwa, pendidikan, dst.
    Sebelum memilih produk seperti apa yang akan kita beli, ada baiknya di diskusikan terlebih dahulu dan di baca baik2 term and conditions yang ada. Pastikan kita membeli produk yang tepat, sehingga asuransi tsb benar-benar bisa menjadi pertolongan yang terbaik ketika dibutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *