Bila nanti saatnya tiba, tak akan ada hal-hal yang perlu untuk disesali. Hingga tiba masanya untuk kita kembali kepada jalannya masing-masing.

Aku menuju arah nan telah kurencanakan sebelumnya, kamu menuju arah berlawanan, tidak peduli awalnya kamu inginkan jalan yang sama. Arah dan jalan yang bersinggungan itu berubah seketika.

 

Akan tiba saatnya nanti, kita berlaku ubahnya dua orang asing. Seperti saat ini, siap ataupun tidak.

Meski akan ada jeda di beberapa aspek kehidupan kita, meski tak segampang apapun yang pernah dibayangkan. Meski saat itu menyerah jauh lebih mudah dan bergerak maju adalah satu-satunya opsi yang dapat dipilih.

 

Ya, akan tiba saatnya nanti.

 

 

 

-Beberapa kalimat yang tiba-tiba menyeruak dan ingin dituliskan. Iya, ini fiksi. Setelah sekian lama nggak mencoba nulis random, akhirnya, mari kita coba lagi.-

DMCA.com Protection Status

Pin It on Pinterest