Pasar Singgah Bung Karno, Destinasi Digital Pertama di Bengkulu

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

Selamat malam, adik sanak segalo! Balik lagi dengan Anin yang mau ngasih tau soal Pasar Singgah Bung Karno, destinasi digital pertama di Bengkulu yang akan segera dilaunching nih.

[/vc_column_text][vc_column_text]

Eh tunggu dulu Nin, apa sih Pasar Singgah Bung Karno itu? Apa bedanya dengan pasar biasa? Destinasi digital itu apa?

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text css_animation=”slideInRight”]

Destinasi Digital

[/vc_column_text][vc_column_text]

Jadi nih guys, destinasi digital itu adalah sebuah destinasi yang dikreasikan oleh generasi muda GenPI dengan menciptakan obyek-obyek instagramable dengan mengikuti perkembangan zaman.

(more…)

Festival Tabut 2018 Bengkulu dan Destinasi Wisata yang Harus Dikunjungi

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

Selamat pagi dari Bengkulu!

[/vc_column_text][vc_column_text]

Pagi ini aku akan membahas mengenai festival tahunan yang biasa diadakan di kota Bengkulu, yaitu Festival Tabut. Ya, Festival Tabut selalu diselenggarakan pada 1-10 Muharram setiap tahunnya, yang mana pada tahun ini bertepatan dengan 10-20 September 2018.

[/vc_column_text][vc_column_text]

Festival Tabut 2018 Bengkulu memang baru saja usai, namun kemeriahannya masih belum pupus dari ingatan. Keseruan-keseruan Festival Tabut selalu dipusatkan di Lapangan Merdeka atau yang biasa dikenal sebagai Lapangan View Tower, Kota Bengkulu.

(more…)

Pesona Ramadan 2018 pada Jajanan Kuliner Khas Bengkulu

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

Halo-halo adik sanak segalo! Apo kabarnyo? Balik lagi kek Anin di siko.

[/vc_column_text][vc_column_text]

Eh maap keterusan pake bahasa Bengkulu hehehe. Arti dua kalimat di atas cuma: Apa kabarnya? Kembali lagi dengan Anin di sini. Simpel yak.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

Hmmm sedikit kepo nih teman-teman. Sudah setengah bulan berlalu, puasanya tetap jalan terus kan? Masih belum ada yang bolong kan? Kalau Anin sih belum ada yang bolong walaupun seringnya ngga sahur gara-gara insomnia. Iye tahu kok itu salah Anin yang belum bisa tidur sebelum jam dua pagi huhu.

[/vc_column_text][vc_column_text]

Anyway, biasanya kalau puasa teman-teman pada ngapain? Terutama pas jam ngabuburit nih enaknya jalan-jalan kan ya. Eits, Anin mau mengajak kalian untuk ngabuburit bareng nih. Mau ke mana, Nin?

[/vc_column_text][vc_column_text]

Kita akan ke satu lokasi ngabuburit spesial di mana kita bisa mendapati berbagai jajanan kuliner khas Bengkulu di sana, plus ada hiburan menarik pula. Di manakah itu?

(more…)

Rumah Bung Karno dan Bukit Kandis, Dua Destinasi Wisata Bengkulu Masuk Nominasi API

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

Hello, everyone!

[/vc_column_text][vc_column_text]

Malam ini aku mau ngasih kabar bahwa kita berhasil menjadikan dua destinasi wisata Bengkulu masuk nominasi API atau Anugerah Pesona Indonesia. Teman-teman udah pasti hafal dengan ajang API kan? Apa? Ngga tahu? Duh, sini deh aku kasih tahu.

[/vc_column_text][vc_column_text]

Anugerah Pesona Indonesia (API) merupakan ajang pariwisata terpopuler tahunan di Indonesia untuk memberi penghargaan dan mengapresiasi obyek dan tujuan wisata terpopuler se-Indonesia. (more…)

Satu Hari Menyusuri Wisata Peninggalan Inggris dan Pantai Bengkulu

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

Hello, everyone!

[/vc_column_text][vc_column_text]

Kalau berbicara tentang Bengkulu, apa sih yang muncul dalam pikiran teman-teman? Hmm benar sekali, tentang presiden pertama kita, Pak Soekarno pernah diasingkan ke Bengkulu. Lalu ada kisah mengenai Ibu Fatmawati menjahit bendera merah putih di kediamannya yang asri di kawasan Penurunan.

[/vc_column_text][vc_column_text]

Tapi teman-teman tahu ngga sih ternyata Bengkulu menyimpan cerita sejarah yang lebih panjang. Jauh sebelum kemerdekaan Republik Indonesia dari tangan Belanda, bangsa Inggris sempat menduduki Bengkulu. Karena itulah, ada beberapa warisan sejarah peninggalan Inggris di Bengkulu yang bisa kita kunjungi.

[/vc_column_text][vc_column_text]

Oh iya, aku mau mengajak teman-teman untuk berwisata sejarah dan wisata alam dalam sehari. One day vacation in Bengkulu? Bisa banget, apalagi jika perjalanan dimulai dari pukul 09.00 atau 10.00 pagi. Yuk, kita lihat apa saja!

(more…)

Jeruk Kalamansi, Sang Produk Unggulan Bengkulu

Jeruk Kalamansi, Sang Produk Unggulan Bengkulu

Jeruk Kalamansi, Sang Produk Unggulan Bengkulu

Provinsi Bengkulu, sebuah provinsi terkecil di Pulau Sumatera. Dengan luas wilayah sebesar 32.365,6 km², daratannya terdiri dari 20.030,4 km². Dengan daratan sebesar itu, 46,16% dari keseluruhan daratan provinsi Bengkulu terdiri dari kawasan hutan dan sisanya digunakan untuk peruntukan lainnya. Sementara, penduduk Provinsi Bengkulu masih belum terlalu padat, hanya sebanyak 1,9 juta jiwa, yang menjadikan hal ini bisa menjadi sebuah potensi dan juga tantangan bagi pemerintah di saat yang bersamaan.

Berkaitan dengan program Visit Bengkulu 2020, saat ini pemerintah sedang menggalakkan promosi ke semua aspek. Salah satu dari lima program prioritas Provinsi Bengkulu saat ini adalah Penguatan Komoditas Unggulan Agro-Maritim dan Hilirasasi”. Adapun kebijakan dan program yang dilakukan meliputi intensifikasi dan diversifikasi produk unggulan Agro-Maritim, seperti pengembangan tanaman unggulan dan pengembangan perikanan budi daya. Oleh sebab itu, pemerintah sedang gencar-gencarnya mengenalkan empat produk unggulan provinsi Bengkulu. Adapun empat produk unggulan Bengkulu tersebut adalah:

1. Jeruk Gerga

jeruk gerga poruk unggulan bengkulu

Jeruk gerga (sumber gambar: balitjestro.litbang.pertanian.go.id)

Dibandingkan dengan jenis jeruk manis yang biasa kita temui, jeruk Gerga memiliki bentuk yang berbeda. Jika kita menemukan jerus manis biasa memiliki kulit yang agak tipis, maka pada jeruk Gerga kita akan mendapati kulitnya ini agak tebal. Jeruk Gerga juga memiliki tekstur serta warna oranye menyala layaknya jeruk Mandarin. Aroma dan rasanya khas.

Jeruk Gerga ini banyak ditemukan di Kabupaten Lebong. Jeruk Gerga merupakan salah satu produk pangan unggulan dari Provinsi Bengkulu. Jeruk Gerga telah memiliki sertifikat dan terbebas dari zat berbahaya.

2. Pisang Curup

pisang curup produk unggulan bengkulu

Pisang Curup (sumber gambar: yendi-bengkulu.blogspot.com)

Sesuai dengan namanya, pisang Curup merupakan jenis pisang yang banyak diproduksi di Curup, Kabupaten Rejang Lebong. Karena aroma dan rasa manisnya yang khas, menjadikan pisang Curup yang sejenis dengan pisang Ambon ini laris manis.

Tidak susah menemukan pisang Curup. Pisang Curup banyak dijajakan di sepanjang jalan lintas Bengkulu-Sumatera Selatan, terutama di sepanjang jalan dari Bengkulu hingga ke Curup sebagai oleh-oleh. Pisang Curup juga bebas dari zat berbahaya dan telah memiliki sertifikat.

3. Udang Vaname

udang vaname produk unggulan bengkulu

Udang Vaname (sumber gambar: rejekinomplok.net)

Sebagai provinsi yang dikelilingi oleh pantai, menjadikan Provinsi Bengkulu sebagai wilayah kelautan dan perikanan yang berpotensi tinggi. Dari topografi ini, salah satu potensi yang dimiliki oleh Provinsi Bengkulu adalah udang vaname. Udang vaname telah dibudidayakan di Kabupaten Bengkulu Tengah dan sebagian daerah lainnya. Bisa kita temukan beberapa tambak udang di pinggir jalan di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Namun, saat ini pengembangan produk unggulan udang vaname ini belum tergarap dengan baik, walaupun dari sisi kualitas udang vaname sebagai produk unggulan dari sektor maritim/perikanan Provinsi Bengkulu ini tidaklah kalah dari daerah lain.

4. Jeruk Kalamansi
Selain jeruk Gerga, Provinsi Bengkulu juga memiliki satu jenis jeruk lain yang juga turut diunggulkan. Jeruk Kalamansi juga menjadi salah satu produk unggulan Provinsi Bengkulu dikarenakan daya tinggalnya tinggi dan masa produksi buahnya tinggi. Setelah enam bulan setelah masa tanam, jeruk Kalamansi sudah kembali berbuah, sehingga masa produksi buahnya terbilang cepat. Jeruk Kalamansi ini bebas dari zat yang berbahaya dan telah bersertifikat.

Sebagai produk unggulan, jeruk Kalamansi berbau harum, memiliki rasa asam ketika telah matang, dan pahit ketika masih mentah. Ada dua jenis jeruk kalamansi, yaitu Citrofortunella microcarpa yang berwarna kuning kehijauan dan Citrofortunella mitis yang biasanya berwarna kuning mencolok.

Jeruk Kalamansi memiliki kulit dengan permukaan halus dan memiliki pori-pori yang berminyak. Jeruk Kalamansi berukuran kecil, dengan diameter antara tiga hingga empat cm. Namun demikian, buah ini kaya akan bulir-bulir sitrat yang mudah dipisahkan dan tentu saja vitamin C.

Permulaan gerakan budidaya jeruk Kalamansi telah ditandai dengan pencanangan gerakan “Satu Desa Satu Produk” oleh Wakil Presiden Boediono pada tahun 2009. Plt Gubernur Bengkulu pun pada salah satu kesempatan, pernah secara khusus meminta warga Kelurahan Padang Serai Kota Bengkulu menyediakan lahan di sepanjang bagian depan rumah masing-masing untuk menanam jeruk Kalamansi. Hal ini menjadikan Kelurahan tersebut resmi menjadi kampung digital jeruk Kalamansi.

sirup kalamansi produk unggulan bengkulu

Sirup Kalamansi (sumber gambar: wikipedia)

Sirup yang berbahan dasar jeruk Kalamansi saat ini menjadi oleh-oleh khas Bengkulu. Sirup Kalamansi ini menjadi komoditas unggulan karena banyak yang berminat dan banyak dijual di sentral penjualan kerajinan dan makanan khas Bengkulu.

Selain diubah menjadi sirup kalamansi dan menjadi komuditas unggulan, jeruk kalamansi juga dapat digunakan sebagai pelengkap masakan,sebagai penambah rasa asam, dibuah menjadi kue, selai, menjadi bahan produksi kosmetik sebagai bahan pembersih kulit dan pencegah jerawat, serta dikeringkan menjadi teh.

Jeruk Kalamansi juga sering digunakan sebagai bahan pencuci piring, mengilapkan rambut, mencegah ketombe, pembersih noda pada pakaian, serta bahan pembuat deodoran.

Dari empat produk unggulan Bengkulu ini, mana yang jadi favoritmu?

Baca Juga: Kopi Gading Cempaka, Oleh-oleh Khas Bengkulu

error: Content is protected !!

Pin It on Pinterest