Satu Hari Menyusuri Wisata Peninggalan Inggris dan Pantai Bengkulu

Satu Hari Menyusuri Wisata Peninggalan Inggris dan Pantai Bengkulu

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

Hello, everyone!

[/vc_column_text][vc_column_text]

Kalau berbicara tentang Bengkulu, apa sih yang muncul dalam pikiran teman-teman? Hmm benar sekali, tentang presiden pertama kita, Pak Soekarno pernah diasingkan ke Bengkulu. Lalu ada kisah mengenai Ibu Fatmawati menjahit bendera merah putih di kediamannya yang asri di kawasan Penurunan.

[/vc_column_text][vc_column_text]

Tapi teman-teman tahu ngga sih ternyata Bengkulu menyimpan cerita sejarah yang lebih panjang. Jauh sebelum kemerdekaan Republik Indonesia dari tangan Belanda, bangsa Inggris sempat menduduki Bengkulu. Karena itulah, ada beberapa warisan sejarah peninggalan Inggris di Bengkulu yang bisa kita kunjungi.

[/vc_column_text][vc_column_text]

Oh iya, aku mau mengajak teman-teman untuk berwisata sejarah dan wisata alam dalam sehari. One day vacation in Bengkulu? Bisa banget, apalagi jika perjalanan dimulai dari pukul 09.00 atau 10.00 pagi. Yuk, kita lihat apa saja!

(more…)

Jeruk Kalamansi, Sang Produk Unggulan Bengkulu

Jeruk Kalamansi, Sang Produk Unggulan Bengkulu

Jeruk Kalamansi, Sang Produk Unggulan Bengkulu

Provinsi Bengkulu, sebuah provinsi terkecil di Pulau Sumatera. Dengan luas wilayah sebesar 32.365,6 km², daratannya terdiri dari 20.030,4 km². Dengan daratan sebesar itu, 46,16% dari keseluruhan daratan provinsi Bengkulu terdiri dari kawasan hutan dan sisanya digunakan untuk peruntukan lainnya. Sementara, penduduk Provinsi Bengkulu masih belum terlalu padat, hanya sebanyak 1,9 juta jiwa, yang menjadikan hal ini bisa menjadi sebuah potensi dan juga tantangan bagi pemerintah di saat yang bersamaan.

Berkaitan dengan program Visit Bengkulu 2020, saat ini pemerintah sedang menggalakkan promosi ke semua aspek. Salah satu dari lima program prioritas Provinsi Bengkulu saat ini adalah Penguatan Komoditas Unggulan Agro-Maritim dan Hilirasasi”. Adapun kebijakan dan program yang dilakukan meliputi intensifikasi dan diversifikasi produk unggulan Agro-Maritim, seperti pengembangan tanaman unggulan dan pengembangan perikanan budi daya. Oleh sebab itu, pemerintah sedang gencar-gencarnya mengenalkan empat produk unggulan provinsi Bengkulu. Adapun empat produk unggulan Bengkulu tersebut adalah:

1. Jeruk Gerga

jeruk gerga poruk unggulan bengkulu

Jeruk gerga (sumber gambar: balitjestro.litbang.pertanian.go.id)

Dibandingkan dengan jenis jeruk manis yang biasa kita temui, jeruk Gerga memiliki bentuk yang berbeda. Jika kita menemukan jerus manis biasa memiliki kulit yang agak tipis, maka pada jeruk Gerga kita akan mendapati kulitnya ini agak tebal. Jeruk Gerga juga memiliki tekstur serta warna oranye menyala layaknya jeruk Mandarin. Aroma dan rasanya khas.

Jeruk Gerga ini banyak ditemukan di Kabupaten Lebong. Jeruk Gerga merupakan salah satu produk pangan unggulan dari Provinsi Bengkulu. Jeruk Gerga telah memiliki sertifikat dan terbebas dari zat berbahaya.

2. Pisang Curup

pisang curup produk unggulan bengkulu

Pisang Curup (sumber gambar: yendi-bengkulu.blogspot.com)

Sesuai dengan namanya, pisang Curup merupakan jenis pisang yang banyak diproduksi di Curup, Kabupaten Rejang Lebong. Karena aroma dan rasa manisnya yang khas, menjadikan pisang Curup yang sejenis dengan pisang Ambon ini laris manis.

Tidak susah menemukan pisang Curup. Pisang Curup banyak dijajakan di sepanjang jalan lintas Bengkulu-Sumatera Selatan, terutama di sepanjang jalan dari Bengkulu hingga ke Curup sebagai oleh-oleh. Pisang Curup juga bebas dari zat berbahaya dan telah memiliki sertifikat.

3. Udang Vaname

udang vaname produk unggulan bengkulu

Udang Vaname (sumber gambar: rejekinomplok.net)

Sebagai provinsi yang dikelilingi oleh pantai, menjadikan Provinsi Bengkulu sebagai wilayah kelautan dan perikanan yang berpotensi tinggi. Dari topografi ini, salah satu potensi yang dimiliki oleh Provinsi Bengkulu adalah udang vaname. Udang vaname telah dibudidayakan di Kabupaten Bengkulu Tengah dan sebagian daerah lainnya. Bisa kita temukan beberapa tambak udang di pinggir jalan di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Namun, saat ini pengembangan produk unggulan udang vaname ini belum tergarap dengan baik, walaupun dari sisi kualitas udang vaname sebagai produk unggulan dari sektor maritim/perikanan Provinsi Bengkulu ini tidaklah kalah dari daerah lain.

4. Jeruk Kalamansi
Selain jeruk Gerga, Provinsi Bengkulu juga memiliki satu jenis jeruk lain yang juga turut diunggulkan. Jeruk Kalamansi juga menjadi salah satu produk unggulan Provinsi Bengkulu dikarenakan daya tinggalnya tinggi dan masa produksi buahnya tinggi. Setelah enam bulan setelah masa tanam, jeruk Kalamansi sudah kembali berbuah, sehingga masa produksi buahnya terbilang cepat. Jeruk Kalamansi ini bebas dari zat yang berbahaya dan telah bersertifikat.

Sebagai produk unggulan, jeruk Kalamansi berbau harum, memiliki rasa asam ketika telah matang, dan pahit ketika masih mentah. Ada dua jenis jeruk kalamansi, yaitu Citrofortunella microcarpa yang berwarna kuning kehijauan dan Citrofortunella mitis yang biasanya berwarna kuning mencolok.

Jeruk Kalamansi memiliki kulit dengan permukaan halus dan memiliki pori-pori yang berminyak. Jeruk Kalamansi berukuran kecil, dengan diameter antara tiga hingga empat cm. Namun demikian, buah ini kaya akan bulir-bulir sitrat yang mudah dipisahkan dan tentu saja vitamin C.

Permulaan gerakan budidaya jeruk Kalamansi telah ditandai dengan pencanangan gerakan “Satu Desa Satu Produk” oleh Wakil Presiden Boediono pada tahun 2009. Plt Gubernur Bengkulu pun pada salah satu kesempatan, pernah secara khusus meminta warga Kelurahan Padang Serai Kota Bengkulu menyediakan lahan di sepanjang bagian depan rumah masing-masing untuk menanam jeruk Kalamansi. Hal ini menjadikan Kelurahan tersebut resmi menjadi kampung digital jeruk Kalamansi.

sirup kalamansi produk unggulan bengkulu

Sirup Kalamansi (sumber gambar: wikipedia)

Sirup yang berbahan dasar jeruk Kalamansi saat ini menjadi oleh-oleh khas Bengkulu. Sirup Kalamansi ini menjadi komoditas unggulan karena banyak yang berminat dan banyak dijual di sentral penjualan kerajinan dan makanan khas Bengkulu.

Selain diubah menjadi sirup kalamansi dan menjadi komuditas unggulan, jeruk kalamansi juga dapat digunakan sebagai pelengkap masakan,sebagai penambah rasa asam, dibuah menjadi kue, selai, menjadi bahan produksi kosmetik sebagai bahan pembersih kulit dan pencegah jerawat, serta dikeringkan menjadi teh.

Jeruk Kalamansi juga sering digunakan sebagai bahan pencuci piring, mengilapkan rambut, mencegah ketombe, pembersih noda pada pakaian, serta bahan pembuat deodoran.

Dari empat produk unggulan Bengkulu ini, mana yang jadi favoritmu?

Baca Juga: Kopi Gading Cempaka, Oleh-oleh Khas Bengkulu

Kopi Gading Cempaka, Oleh-Oleh Khas Bengkulu

Kopi Gading Cempaka, Oleh-Oleh Khas Bengkulu

Hitam manis, hitam manis
Yang hitam manis

*Eh kok malah nyanyi? XP

Kopi dan mahasiswa Teknik Informatika, bisa dibayangkan kaitannya seperti apa?

Ga usah dijelaskan panjang lebar lagi ya hahaha. Jadi anak TI itu bisa dipastikan bakal sering begadang menghadapi tugas-tugas bertumpuk. Berkumpul bersama teman-teman sambil mengerjakan tugas yang ga habis-habis, apa lagi sih yang setia menemani sepanjang malam? Cemilan dan tentu saja minuman penghalau kantuk, kopi misalnya.

Aku sendiri bukanlah seorang pecandu kopi. Tidak banyak jenis kopi setelah aku cicipi rasanya, membuatku ketagihan. Seringnya sih, udah dicicip ya udah gitu aja, ga mau lagi. Pilihan paling aman buatku ya permen kopiko, apalagi zaman udah lulus kuliah gini. Eh tapi pas cobain Kopi Gading Cempaka di Kelas Blogger Kedua dari Blogger Bengkulu, ternyata aku suka banget sama kopi ini ^^

Kopi Gading Cempaka

Since 1920-

Kopi Gading Cempaka menyediakan Kopi Premium, sebagai manivestasi kecantikan dan kecerdasan dari sosok Putri Gading Cempaka. Putri Gading Cempaka merupakan putri bungsu dari Raja Ratu Agung, pendiri sekaligus Raja pertama Kerajaan Sungai Serut. Parasnya cantik memesona titisan dari Kerajaan Majapahit. Putri Gading Cempaka juga memiliki kecerdasan yang rupawan. Karena sebab inilah, pangeran dari Aceh tergila-gila padanya. Lantaran pinangannya ditolak, terjadilah perang dahsyat antara kerajaan Bengkulu dengan pasukan pangeran Aceh.

Sebagai posisi ketiga dari lima daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia dengan hasil panen menghasilkan 88.861 ton tiap tahun, Kopi Gading Cempaka mencoba mengangkat sejarah panjang masyarakat Bengkulu yang diangkat untuk mengabadikan sejarah leluhur. Selain itu, provinsi Bengkulu juga merupakan daerah segi tiga emas penghasil Robusta terbesar ketiga di pulau Sumatera setelah Sumatera Selatan dan Lampung.

Pemilihan Buah Kopi pada Kopi Gading Cempaka

Pemilihan Buah Kopi pada Kopi Gading Cempaka

Mengikuti slogan yang digunakan, Kopi Gading Cempaka diproduksi dengan melalui banyak tahapan, antara lain:

  1. Tahap pertama, pemilihan buah kopi yang telah merah untuk dipetik.
  2. Tahap kedua, melakukan proses sortasi tahap pertama, untuk memastikan tidak ada buah kopi yang busuk dan memisahkan buah kopi yang benar-benar matang dan yang belum matang namun turut terpetik.
  3. Tahap ketiga, buah kopi yang telah dilakukan sortasi tahap pertama tadi dijemur.
  4. Tahap keempat, setelah dijemur hingga kering, akan dilanjutkan dengan pengupasan kulit pada buah kopi terpilih.
  5. Tahap kelima, dilakukan sortasi tahap kedua hingga benar-benar menjadi biji kopi pilihan berkualitas premium. Proses sortasi kedua ini juga akan benar-benar memilih biji kopi berkualitas bagus, yang akan dipisahkan dari biji kopi yang rusak.
  6. Tahap keenam, dilakukan proses sortasi tahap ketiga
  7. Tahap ketujuh, dilakukan proses roasting atau pemanggangan.
  8. Tahap kedelapan, setelah dilakukan proses roasting, akan dilakukan proses sortasi tahap keempat untuk membuang biji kopi yang terlihat pucat atau tidak sama dengan biji-biji lain.
  9. Tahap kesembilan, dilakukan penggilingan pada biji kopi
  10. Tahap kesepuluh, pengemasan.
Biji Kopi Terbaik pada Kopi Gading Cempaka

Biji Kopi Terbaik pada Kopi Gading Cempaka

Panjang ya prosesnya? Menghasilkan serbuk kopi yang benar-benar enak itu jelas membutuhkan tahapan panjang. Ingatlah, sesungguhnya proses tidak akan pernah mengkhianati khasil.

Menurutku, ada tiga aspek yang perlu diperhatikan oleh sebuah produk:

Rasa

Yang membuat kopi robusta premium dari Kopi Gading Cempaka ini beda juga karena empat tahap proses sortasi. Makanya kualitas yang dihasilkan juga bagus sekali. Proses panjang yang ditempuh akan menghasilkan cita rasa khas, yang tentu saja akan menggugah selera. Aromanya harum, rasanya enak, dan ekstrak kopi yang dihasilkan juga lebih halus.

Hampir semua anggota keluargaku menyukai kopi. Jadi tak heran jika aku bahkan membuatkan kopi robusta premium ini untuk dicicipi. Lucunya, saat si Ayah mencoba rasa kopinya, agak susah baginya untuk mendeskripsikan lebih lanjut rasa kopi ini. Biasanya cuma berkomentar “Enak” aja, eh yang ini selang beberapa jam kemudian minta dibikinin lagi XP

Harga

Kopi Gading Cempaka menyediakan dua produk utama baik berupa ‘roasted beans‘ ataupun ‘ground coffee beans‘ dengan harga terjangkau. Seperti kata pepatah lah ya, ada harga ada kualitas.

Robusta Premium 200 gram = Rp 30.000
Arabika Premium 100 gram = Rp 20.000

Packaging Kopi Gading Cempaka

Packaging Kopi Gading Cempaka

Packaging/Kemasan

Kopi robusta premium, Kopi Gading Cempaka ini juga memperhatikan kualitas packaging atau kemasannya. Kopi ini dibungkus dengan packaging berkualitas dan diberikan luaran kantong kertas tebal.

 

Kopi Gading Cempaka

 

Baca juga: Asuransi Jiwa, Seberapa Penting?

Would you like to…?

Use the Divi Builder…

to design your pop-up!

Donec rutrum congue leo eget malesuada. Curabitur non nulla sit amet nisl tempus convallis quis ac lectus. Cras ultricies ligula sed magna dictum porta. Curabitur aliquet quam id dui posuere blandit. Proin eget tortor risus.

Would you like to…?

Use the Divi Builder…

to design your pop-up!

Donec rutrum congue leo eget malesuada. Curabitur non nulla sit amet nisl tempus convallis quis ac lectus. Cras ultricies ligula sed magna dictum porta. Curabitur aliquet quam id dui posuere blandit. Proin eget tortor risus.

error: Content is protected !!