[vc_row][vc_column][vc_column_text]

Membuat usaha sendiri adalah salah satu hal yang sangat baik. Hal ini karena usaha sendiri memiliki manfaat tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk masyarakat sekitar. Sebuah usaha yang akan dirintis tentunya akan memiliki resikonya masing-masing. Akan banyak juga masalah yang dihadapi saat mengawali sebuah bisnis. Bagi Anda yang sudah lama bergelut di dunia bisnis, Anda pasti sudah tahu mengenai berbagai masalah yang terjadi saat menjalankan bisnis. Ada banyak masalah yang dapat mendatangi Anda saat menjalani sebuah bisnis. Bagi para pemula, Anda harus siap dengan masalah yang akan mendatangi Anda agar Anda tidak kaget dan dapat mempersiapkan diri dengan baik. Anda juga bisa melakukan persiapan dengan menyiapkan solusi dan rencana cadangan jika terjadi masalah pada bisnis yang kita lakukan.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

Ulasan kali ini membahas mengenai berbagai resiko yang akan Anda hadapi saat memulai usaha dan saat mengelola usaha. Mempelajari resiko sangat penting untuk dilakukan. Membahas mengenai resiko yang akan terjadi saat membuka usaha bukanlah untuk melemahkan semangat Anda dalam membuka bisnis baru, tetapi sebagai bahan pelajaran bagi kita semua saat akan memulai usaha. Kita dapat mengantisipasi masalah dan resiko apa saja yang sekiranya akan terjadi jika kita memulai sebuah bisnis baru. Dengan demikian, kemungkinan usaha Anda dapat bertahan dan berkembang menjadi semakin tinggi.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

Resiko pertama yang dibahas adalah resiko yang ada kaitannya dengan produk. Apa saja resiko yang ada kaitannya dengan produk? Resiko yang berkaitan dengan produk adalah resiko yang biasanya lebih berhubungan langsung dengan konsumen dan keberadaannya dengan pasar.  Produk yang baik adalah produk yang benar-benar dibutuhkan dan menjadi keperluan konsumen. Jika kita dapat menyediakan produk yang benar-benar sedang dicari oleh konsumen sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan, maka produk yang kita jual dapat menjadi salah satu produk yang laris di pasaran. Sayangnya, tidak semua produk dapat berjalan sesuai dengan harapan. Walaupun kita menjual produk yang sesuai dengan harapan konsumen, belum tentu produk yang kita jual dapat laris di pasaran. Hal ini ada kaitannya dengan kompetitor.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_custom_heading text=”Resiko bagian produk” font_container=”tag:h2|text_align:center|color:rgba(239%2C4%2C122%2C0.52)” google_fonts=”font_family:Berkshire%20Swash%3Aregular|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal” css_animation=”left-to-right”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_empty_space][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

Ya, keberadaan pesaing atau kompetitor menjadi salah satu hal yang penting. Adanya pesaing membuat kita harus menghasilkan produk yang tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan konsumen saja, tetapi memiliki hal yang berbeda agar dapat menarik konsumen untuk membeli produk yang kita miliki. Untuk mengatasi masalah ini, memiliki hal yang unik menjadi salah satu hal yang akan membantu Anda. Misalnya saja, Anda dapat meningkatkan di bagian pelayanan. Walaupun Anda menjual barang yang sama, namun jika pelayanan Anda lebih baik, hal tersebut dapat menarik konsumen untuk membeli produk yang kita jual.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_custom_heading text=”Resiko bagian pemasaran” font_container=”tag:h2|text_align:center|color:rgba(239%2C4%2C122%2C0.52)” google_fonts=”font_family:Berkshire%20Swash%3Aregular|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal” css_animation=”left-to-right”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_empty_space][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

Resiko yang kedua adalah resiko yang berkaitan dengan pasar. Konsumen adalah faktor penentu kesuksesan bisnis yang kita jalankan. Memiliki bisnis yang sesuai dengan yang diminta konsumen, seperti yang telah kita bahas sebelumnya, adalah hal yang sangat penting. Keunikan konsumen di suatu wilayah biasanya berbeda dengan permintaan konsumen di wilayah lainnya. Ini lah yang menyebabkan pasar juga memegang peranan penting. Jika kita paham terhadap permintaan konsumen pada suatu pasar, maka akan lebih mudah bagi kita untuk menguasai pasar tersebut. Untuk mengatasi masalah mengenai pasar tersebut, melakukan survey pasar sebelum membuka usaha di suatu wilayah menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Hal ini membuat kita tidak buta mengenai berbagai hal yang ada pada pasar yang akan kita masuki.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_custom_heading text=”Resiko bagian keuangan” font_container=”tag:h2|text_align:center|color:rgba(239%2C4%2C122%2C0.52)” google_fonts=”font_family:Berkshire%20Swash%3Aregular|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal” css_animation=”left-to-right”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_empty_space][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

Resiko bagian keuangan juga termasuk resiko yang sangat penting. Untuk memulai sebuah usaha, kemampuan keuangan dalam hal ini modal akan sangat berpengaruh. Besar kecilnya usaha yang kita bangun pada awal pembuatannya dipengaruhi oleh ketersediaan keuangan. Sumber uang tidak hanya dari milik pribadi saja. Kita dapat mendapatkan uang dari investor, atau dengan melakukan peminjaman baik peminjaman secara konvensional maupun pinjam uang online. Untuk mencari dana cepat, meminjam uang memang dapat Anda jadikan sebagai solusi. Jika Anda yakin dapat mengembalikan uang pinjaman tepat waktu, maka melakukan peminjaman dapat menjadi alternatif mendapatkan tambahan modal yang dapat Anda lakukan.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

Untuk menyelesaikan masalah keuangan, selain menggunakan biaya sendiri dan peminjaman, Anda juga dapat mengajukan dari badan. Misalnya saja dana bantuan pemerintah untuk usaha mikro dan sebagainya. Bagi Anda yang ingin mengambil pinjaman untuk membangun usaha, pastikan Anda meminjam dengan jumlah yang sesuai dengan kemampuan Anda. Hal ini karena meminjam uang memiliki resiko yang besar jika kita tidak dapat mengembalikannya. Jadi jangan sampai Anda justru merugi karena tidak mampu mengembalikan pinjaman yang Anda lakukan.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_custom_heading text=”Resiko bagian pelaksanaan” font_container=”tag:h2|text_align:center|color:rgba(239%2C4%2C122%2C0.52)” google_fonts=”font_family:Berkshire%20Swash%3Aregular|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal” css_animation=”left-to-right”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_empty_space][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

Bagian pelaksanaan atau bagian eksekusi juga menjadi bagian yang tidak boleh Anda tinggalkan. Bagian ini menjadi hal yang memiliki resiko tinggi jika tidak dilakukan dengan baik. Resiko dari bagian pelaksana adalah barang yang tidak dapat diterima dengan baik oleh konsumen. Agar produk dapat cepat dikenal dengan baik oleh konsumen, yang dapat Anda lakukan diantaranya adalah dengan melakukan promosi yang baik dan melakukan berbagai macam upaya lainnya. Sebelum kita membuka usaha secara resmi, melakukan launching yang unik dan berkesan dapat menjadi salah satu hal yang membuat produk yang Anda jual cepat dikenal masyarakat. Anda juga dapat memberikan promo spesial pada awal pembukaan seperti diskon dan promo menarik lainnya. Untuk membuat pelaksanaan dapat dibuat dengan baik, persiapan yang matang perlu dilakukan. Dengan persiapan matang, berbagai resiko selama pelaksanaan dapat dihindari atau dapat diatasi dengan baik.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_custom_heading text=”Resiko bagian partner bisnis” font_container=”tag:h2|text_align:center|color:rgba(239%2C4%2C122%2C0.52)” google_fonts=”font_family:Berkshire%20Swash%3Aregular|font_style:400%20regular%3A400%3Anormal” css_animation=”left-to-right”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_empty_space][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

Membuat usaha dapat dilakukan sendiri atau berkelompok atau bekerjasama dengan pihak lain. Bagi Anda yang ingin membuka usaha dengan melakukan kerjasama dengan orang lain. Masalah resiko dapat muncul. Misalnya saja partner yang tidak dapat bekerja dengan baik, tim yang tidak solid, dan berbagai masalah lainnya. Untuk membuat usaha kita lebih mudah diatur, sebaiknya buka usaha dengan partner dalam jumlah sedikit terlebih dahulu. Atau jika Anda memiliki cukup dana dan ide yang baik, usaha sendiri akan jauh lebih mudah untuk dikontrol. Untuk membuat kerja tim lebih solid, komunikasi adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

Ada banyak resiko yang akan dihadapi kita dalam memulai sebuah usaha baru. Resiko ada untuk dihadapi. Mempelajari resiko akan membuat kita lebih waspada terhadap apa yang akan terjadi di masa depan. Mempelajari resiko akan membuat kita lebih mempersiapkan diri dan tidak kaget saat terjadi masalah dalam memulai usaha. Semoga dengan mempelajari resiko tersebut Anda dapat membuka usaha dengan lebih baik dan dapat bertahan dengan lebih lama. Jadi, jangan ragu untuk memulai bisnis. Ayo membuka bisnis sekarang!

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

error: Content is protected !!

Pin It on Pinterest

Share This