“Terima kasih sudah berjuang, berusaha sejauh ini untuk memutus rantai persebaran Covid-19. Nggak apa-apa, sebentar lagi, yok bentar lagi selesai.” jerawat di pipi, jerawat di dagu.

 

Sebuah pesan singkat yang tiba-tiba mampir di Whatsapp itu seolah memberi kekuatan baru untukku. Saat tengah malam di saat kebanyakan orang sudah terlelap, sementara Anin si perempuan insomnia ini justru masih terjaga sembari memikirkan banyak hal. Betapa tidak, setelah empat bulan lebih berada di rumah aja, ternyata membuatku mulai goyah.

Yup, hampir lima bulan sejak aku memutuskan untuk di rumah aja. Bahkan hanya hitungan jari si Anin ini perlu keluar rumah: ke mini market, ATM, pasar, makam, dan rumah nenek. Tak heran bila kaki ini mulai tergoda untuk kembali melangkah dan menjelajah, sementara hati ini masih belum rela bila nantinya malah menjadi carrier bagi orang-orang di sekitarnya.

 

jerawat di pipi

 

Kalau dipikir lagi ternyata menjadi seorang bloger full time dan bisa bekerja di mana saja itu cukup menguntungkan di masa pandemi ini. At least aku bisa memilih untuk stay di rumah dan membantu memutus mata rantai penularan pandemi. Sebuah rekor bagi seorang Anin yang biasanya punya banyak pilihan untuk pergi ke mana pun yang ia butuhkan.

 

 

 

 

Bukan Cuma Sempat Tergoda untuk ‘Kabur’ dari Rumah, Kulit Tiba-tiba Breakout, Munculnya Jerawat di Pipi dan Jerawat di Dagu Saat di Rumah Aja

 

 

 

Di rumah aja ternyata membuatku jadi lebih santai namun produktif di saat bersamaan. Aku masih bisa mengikuti kelas-kelas daring seperti biasanya, masih bisa santai nonton dorama dan film-film, bahkan membabat tumpukan buku yang beberapa waktu lalu terabaikan. Masih bisa jajan juga, kali ini sepenuhnya dialihkan kepada e-commerce kesayangan. Dan yang paling membanggakan, sedikit demi sedikit kumulai belajar tentang finansial dari para ahli dan langsung mempraktikkannya.

Sounds so good to be true nggak, sih?

Selama ini aku mengira bahwa bertahan beberapa bulan di rumah selama pandemi ini berlangsung, tak akan berpengaruh banyak untukku. Masih bisa kerja, toh? Bisa dekat dengan keluarga juga, bisa mulai nabung lagi. Meski godaan untuk beranjak pergi itu terasa semakin besar dari hari ke hari. Aku sudah kangen pantai, toko buku, kumpul bareng teman, traveling, dan menyepi ke tempat favorit.

 

jerawat di dagu

Tiba-tiba breakout. I need help!

 

Ya, meski semangat mulai menurun, aku mengira semua akan baik-baik saja. Namun ternyata aku salah. Beberapa waktu lalu tiba-tiba sesuatu terjadi. Kulit wajahku tiba-tiba breakout dan menyebabkan tersebarnya jerawat di berbagai tempat. Mulai muncul jerawat di dagu, jerawat di pipi. I need help!

Sebagai pemilik wajah sensitif, berminyak, dan acne prone, jerawat bukan lagi hal baru bagiku. Setiap bulannya pasti ada masanya jerawat muncul, terutama menjelang haid. Tapi yang kualami saat itu bukanlah seperti biasanya. Kulitku memberontak, seolah jerawat-jerawat itu memang sudah menanti tiba waktunya mereka bebas.

Aku panik, tentu saja. Bagaimana bisa orang-orang WFH malah semakin glow up, alih-alih malah glow down seperti Anin? Padahal aku tidak sedang mencoba rangkaian skincare baru, perawatan kulit wajahku masih seperti biasanya dan produk-produk yang kugunakan masih sama pula. Nah, kali ini aku akan berbagi tentang hal-hal yang kulakukan saat jerawat di dagu dan jerawat di pipi itu merajalela.

Jadi, harus bagaimana?

 

 

 

 

Apa yang Harus Dilakukan Bila Saat di Rumah Aja, Muncul Breakout Berupa Jerawat di Pipi dan Jerawat di Dagu?

 

 

 

Take a Deep Breath

 

Nggak, munculnya jerawat di pipi atau jerawat di dagu itu bukan dosa, kok. Bukan berarti kita harus menyalahkan diri, menganggap itu adalah kesalahan besar yang tak bisa lagi ditolerir. Kamu nggak berdosa hanya karena punya jerawat, kok. Actually, jerawat itu normal.

Tenangkan diri dan tarik napas dalam-dalam, bukan salahmu bila kamu berjerawat. Terima kenyataan itu, tapi bukan berarti kamu bisa bebas dari kewajiban untuk menyembuhkan penyebab merah-merah di wajah itu. Tentu saja nggak, darling.

 

 

jerawat di pipi

Pastikan wajah tetap bersih, namun jangan terlalu sering mencuci muka ya.

 

 

 

Pastikan Wajah Tetap Bersih

 

Di rumah aja bukan berarti kita nggak terpapar debu, loh. Untuk itulah kita harus memastikan wajah tetap bersih. Ingatlah untuk membersihkan wajah secara teratur, lalu gunakan pelembab. Meski demikian, jangan terlalu sering mencuci muka, sebab dapat membuat kulit wajah menjadi terlalu kering dan jerawat semakin banyak muncul.

 

 

Ubah Produk Skincare yang Digunakan

 

Meski rangkaian skincare yang kita gunakan sebelum breakout ini sebenarnya tidaklah berubah, ini saatnya untuk menggantinya sementara, setidaknya hingga kulit wajah lebih mendingan. Fokuskan untuk meredakan dan menenangkan kulit, apalagi untuk kulit sensitif. Pilih kandungan yang gentle agar kulit nggak semakin memberontak, ya.

 

 

jerawat di dagu

Ubah sementara rangkaian skincaremu untuk mengatasi breakout.

 

 

 

Kelola Stres, Tersangka Utama Jerawat di Pipi

 

Salah satu tersangka utama mengapa kulit wajahku (dan kalian semua) memberontak ini adalah stres. Yup, empat huruf ini bisa menyebabkan banyak hal di tubuh kita. Jangan tanya mengapa Anin bisa stres di rumah, ya karena sudah mulai bosan dan butuh liburan. Apalagi deretan rencana trip pun terpaksa gagal, hiks.

Lalu perlahan namun pasti, aku mulai menerima bahwa nggak ada gunanya stres cuma karena nggak bisa liburan. Aku mulai bisa menerima bahwa nanti akan ada saatnya kita bisa beraktivitas seperti biasanya, tanpa harus diliputi perasaan cemas serta khawatir. Nanti akan ada saatnya kita bisa kembali menjelajah dunia, menapakkan kaki di sudut-sudut bumi yang tak terbayangkan sebelumnya.

Untuk sekarang, aku masih memilih untuk sebisa mungkin di rumah aja, melakukan berbagai hal yang kusukai.

Aku juga mulai menghindari berita-berita tentang pandemi untuk sementara. Bukannya nggak peduli, namun demi kesehatan tubuh dan imun yang kuat, sebab berita-berita tersebut bisa menambah kadar stres. Sebab stres itu nggak bisa kita hindari, justru hanya bisa dikelola.

Dan setelah menerima bahwa tingkat stres yang kualami itu sudah berada di ambang batas yang bisa diterima oleh tubuhku, maka pelan-pelan si jerawat mulai kalem, tentu saja dibarengi dengan bantuan perawatan kulit. Because skincare does matter, girls. 

 

jerawat di dagu

Pertolongan wajib pada kulit breakout: kelola stres.

 

 

 

Perbanyak Minum Air Putih

 

Lagi-lagi air putih. Sebuah hal sederhana yang sering kali kita dengar, meski pada kenyataannya tak segampang itu untuk dilakukan. Padahal ini adalah kesempatan kita untuk meluruhkan racun-racun yang bertumpuk dalam tubuh, dengan media air putih. Memperbanyak minum air putih minimal delapan gelas per hari memang dapat mendetoks tubuh dan sangat berpengaruh untuk kesehatan kita.

 

 

Jangan Pegang Jerawat di Pipi dan Jerawat di Dagu mu Itu

 

I know, I know, bahwa setiap jerawat itu seperti mengundang kita untuk memegang dan memecahkannya. Hal ini terjadi juga padaku kok. Tanganku seperti punya kemampuan khusus untuk menemukan lokasi jerawat di wajah, dan selalu muncul keinginan untuk memegang lalu memecahkan jerawat tersebut.

Namun tangan kita ini penuh dengan virus dan bakteri. Bakteri ini dapat berpindah ke wajah, membuat jerawat-jerawat semakin meradang dan semakin banyak. Sementara memecahkan jerawat dapat meninggalkan bekas di kulit dan sangat susah untuk dihilangkan *cry.

 

 

Perbanyak Makan Buah dan Sayur

 

Kata orang, you are what you eat. Ngaku deh, sampai sekarang aku masih harus belajar untuk nggak pilih-pilih makanan, terutama sayur. Setidaknya, nggak separah dulu sih. Sekarang Anin sudah mulai mau makan sayur kok, tapi tetap aja lebih suka buah, hehe. Perbanyak makan makanan sehat, terutama buah dan sayur dan kurangi konsumsi gula ya, temans.

 

 

makan buah dan sayur

Perbanyak makan buah dan sayur

 

 

 

Cukup Tidur

 

Anin si tukang insomnia, bisa cukup tidur? Duh, pr banget memang. Padahal kurang tidur dapat membuat kulit lebih mudah breakout, sebab kurang tidur akan memicu lepasnya hormon kortisol dan menghambat kolagen diproduksi. Meski susah, tapi saat ini aku mencoba untuk cukup tidur. Bila di malam hari aku belum bisa tidur dengan cukup, maka di siang hari aku akan menggantinya dengan menyisihkan waktu di antara kegiatan-kegiatan lain.

 

 

Minum Suplemen Tambahan

 

Apalagi di zaman pandemi ini, mengonsumsi suplemen tambahan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu kulit adalah pilihan tepat. Vitamin C, vitamin D, dan suplemen antioksidan menjadi pilihan untuk memenuhi kedua fungsi tersebut.

 

 

Jangan Lupa Olahraga

 

Nggak perlu olahraga yang berat-berat, lakukan saja olahraga sederhana yang bisa dilakukan di rumah. Yang terpenting adalah kita tetap bergerak. Aku bahkan sempat dimarahi oleh temanku yang juga seorang praktisi kesehatan, karena lebih suka rebahan ketimbang olahraga. Godaan kasur dan gawai itu susah dielakkan, ya kan XP

 

 

olahraga

Perbanyak olahraga untuk mengatasi jerawat di pipi dan jerawat di dagu.

 

 

Gunakan Sunscreen

 

Walaupun di rumah aja, kita tetap membutuhkan tabir surya sebab kulit tetap bisa rusak karena cahaya dari gadget. Dan tingkat penggunaan ponsel dan laptop saat WFH ini semakin meningkat, kita semakin sering terpapar cahaya biru. Sinar UV juga masih bisa masuk ke rumah loh, apalagi bila kita terbiasa beraktivitas di dekat jendela. Untuk itulah, sunscreen tetap dibutuhkan untuk menangkal UV A, UV B, juga bahaya cahaya biru dari gawai.

 

 

Konsultasi ke Dokter Tentang Jerawat di Pipi dan Jerawat di Dagu

 

Kalau 11 cara di atas sudah dilakukan dan jerawat masih bertahta di muka, maka solusi terakhir adalah konsultasi ke dokter. Sebelumnya sih, aku paling males kalo disuruh konsultasi ke dokter kulit, soalnya udah ngerasa serem duluan. Apadeh Anin, udah segede ini masih takut sama dokter XP

Tenang, kalo sekarang udah nggak takut lagi kok. Apalagi sekarang konsultasi ke dokter jadi jauh lebih mudah dengan Halodoc. Halodoc mempermudah kita untuk mencari dokter terdekat, klinik, rumah sakit dan obat, langsung dari smartphone-mu saja.

 

Gloskin Aesthetic Clinic Tebet

Gloskin Aesthetic Clinic Tebet

 

Bahkan kita juga bisa menemukan klinik kecantikan di Halodoc loh, yaitu Gloskin Aesthetic Clinic. Gloskin Aesthetic Clinic sudah tersedia di 13 cabang di Indonesia, salah satu di antaranya adalah Gloskin Aesthetic Clinic Tebet. Nggak perlu pusing lagi soal urusan konsultasi ke dokter deh.

 

 

Itu dia 12 rangkaian hal yang bisa teman-teman lakukan untuk merawat kulit wajah bila terjadi breakout seperti aku. Selamat mencoba, yuk semangat untuk sebisa mungkin di rumah aja! ^^

error: Content is protected !!

Pin It on Pinterest

Share This