Sumber gambar: http://catatansikecebong.blogspot.com


Dan malam ini, tiba-tiba kangen duduk di kursi panjang dekanat. 

Kangen ngobrol sama temen di kursi panjang itu sambil nungguin dosen buat bimbingan. Kangen duduk termenung sendiri dengan mata sembab penuh lingkaran hitam di sana. Kangen akan penantian panjang demi bisa ketemu dosen pembimbing. Kangen skripsi.

Sigh, hujan emang selalu mampu bikin kangen ya. Kangen apapun itu, kemungkinan besar disponsori oleh hujan *tentu saja saat musim hujan aja yak XP* 

Kangen dengan tugas kuliah yang seabrek-abrek. Kangen dengan masa jadul awal-awal perkuliahan, di mana kayanya aku orang paling ga macam-macam :p Kangen dengan berbagai macam tuntutan kuliah di TI. Kangen saat-saat deadline dengan tugas yang bertumpuk sampe harus ngungsi ke mana-mana demi menyelesaikan tugas. Kangen dengan rutinitas yang seringnya sama saat lagi banyak tugas: masuk kuliah jam delapan pagi, selesai jam dua lewat, istirahat makan salat, lanjut bikin tugas sampe tengah malam, sampe pagi malah terkadang, baru bisa pulang ke kosan udah subuh atau pagi. Langsung lanjut siap-siap masuk kuliah lagi karena udah mau masuk jam delapan. Tidur dan makan menjadi dua hal yang sama sekali ga teratur. Kangen masa-masa penuh deadline itu.

Kangen kumpul-kumpul sama mak-mak dan bujang-bujang TI ’10 Gelenjid. Kangen dengan berisiknya. Kegilaannya. Tingkah lakunya.

Kangen jadi anak kuliahan.

Kangen kosan. Kalo orang lain maunya pulang ke rumah terus, aku malah lebih suka di kosan. Lebih nyaman dengan semua peraturan yang kubuat sendiri. Kangen masa-masa di mana aku menumpuk banyak sekali buku yang terkadang melebihi kemampuanku membaca. Kangen ngelakuin hal-hal gila *masih dalam artian positif* di kosan bareng anak-anak kosan. Kangen ngumpul-ngumpul sambil saling minta film. Kangen sering makan mie instan saat uang mingguan udah abis karena beli buku. Kangen sembunyri dari dunia. Kangen jadi anak kosan.

Kangen saat harus jadi wifi hunter demi mengirit anggaran beli kuota.

Kangen pake baju putih abu-abu. Kangen pake aksesoris seabrek. Gelang, anting, jepit, bando, pita, dan lain-lain. Kangen pake baju batik seragam sekolah. Kangen jadi anak SMA.

Kangen dua kota yang menjadi tempat persinggahan selama delapan tahun.

Kangen jadi anak kecil lagi. Dengan berbagai tingkah polos tanpa harus memikirkan dunia orang dewasa dengan berbagai intrik di dalamnya. Kangen sama tingkah innocent-nya.

Kangen traveling. Kangen backpacking. Kangen jalan-jalan.

Dan yang terakhir, kangen Ibu. Harus bagaimana lagi harus kujelaskan? Kangen Ibu. Setiap saat, setiap waktu. Kangen Ibu, selalu…



error: Content is protected !!

Pin It on Pinterest

Share This