Judul: 11 Jejak Cinta 
Penulis: Charon, Clio Freya, Dyan Nuranindya, Ken Terate, Luna Torashyngu, Lexie Xu, Mia Arsjad, Primadonna Angela, Priscilla A.W., Shandy Tan, Windhy Puspitadewi 
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama 
Keterangan buku: Pinjem di iJakarta 
Tahun Terbit: 2015 
Tebal: 200 Halaman 
ISBN: 978-602-03-1613-0 
Rating: 3/5 

Sinopsis: 
Penyesalan, penolakan, perpisahan memberi jejak kepedihan akibat cinta. Namun kisah kehilangan tidak pernah menyurutkan rasa. Takdir cinta yang ambigu tidak pernah membuat kita ragu. 

Hening dalam bahagia. Mencecap rasa menikmati suka. Kadang kita menemukan cinta ketika tak mengindahkan keberadaannya. Apakah cinta hanya fatamorgana ataukah dia meninggalkan jejak dalam hai kita? 

Ke-11 pengarang Teenlit GPU lintas generasi mempersembahkan cinta mereka untuk para penggemar melalui kumpulan cerpen ini. 

11 Jejak Cinta menyuguhkan beragam rasa dan tema kisah remaja yang menyentuh hati. Selamat menyusuri jejak-jejak cinta yang tertinggal di buku ini!

—————————————————————————————————————-
Aku baru berkenalan dengan aplikasi iJakarta. Apa itu iJakarta? Ini adalah aplikasi perpustakaan online persembahan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah BPAD DKI Jakarta. Bakalan kasih review secepatnya tentang aplikasi ini… ^^
 
Oke, ini emang kumcer alias Kumpulan Cerpen Teenlit. Dan oke, umur udah ga cocok lagi baca Teenlit. But who cares XP
 
Aku pertama kali berkenalan dengan Teenlit sekitar kelas 2 SMP kalo ga salah. Novel yang pertama aku baca novel apa ya? Udah lupa, poor me… Dan sampai sekarang masih terus berlanjut baca novel, walaupun bukan cuma Teenlit aja yang aku baca sekarang, semua genre kayanya mah hayo aja!
 
Well, back to the review.
 
11 Jejak Cinta terbit sebagai bentuk perayaan 11 tahun lahirnya novel Teenlit. Ini berarti awalnya diterbitkan genre Teenlit adalah tahun 2005?
 
Dengan mengambil nama besar dari para penulis kawakan: Charon, Clio Freya, Dyan Nuranindya, Ken Terate, Luna Torashyngu, Lexie Xu, Mia Arsjad, Primadonna Angela, Priscilla A.W., Shandy Tan, Windhy Puspitasari, 11 Jejak Cinta mencoba peruntungannya.
 
Lantas, bagaimana eksekusi dari kumpulan cerpen Teenlit ini?
 
Cerpen Pertama: Satu Pengacau Kecil – Charon
Rena selalu merasa adiknya Ryan adalah seorang pengacau dalam hidupnya. Untuk apa Ryan hadir dalam hidupnya jika hanya sebagai pengacau saja?
Hadirnya satu cerpen Mia Arsjad dalam kumcer ini, malah mengingatkan cerpen milik Charon ini pada novel Lululergic karya Mia Arsjad. Cerpen Satu Pengacau Kecil dan novel Lululergic sama-sama berkisah tentang seorang kakak yang merasa adiknya adalah sumber masalah. Cerpen ini dikisahkan dengan cukup manis. Ini adalah pertama kali aku membaca karya Charon, can’t wait to membaca karya selanjutnya.
 
Cerpen Kedua: Berteman Cinta – Clio Freya
Prita bersama Raka mencoba mencari Pak Tono, guna mencari separuh lukisan milik Prita. Kisahnya sendiri cukup apik untuk ukuran cerpen. Sejujurnya juga ini kali pertamaku membaca karya Clio. Next time, bakalan nyari novel-novelnya Clio.
 
Cerpen Ketiga: Langit di Ujung Jendela – Dyan Nuranindya
Langit, hujan, dan Pelangi. Langit selalu berjodoh dengan hujan. Begitu juga dengan Pelangi. Seperti biasa, aku selalu suka dengan cara bercerita Dyan. Cerpen Langit di Ujung Jendela ini merupakan salah satu cerpen yang paling aku suka dari kumcer ini.
 
Cerpen Keempat: Dua Hati Menghadapi Dunia – Ken Terate
Tentang Alin dan Alde. Pertama baca agak bingung dengan beberapa kalimat di dalamnya. Perlu dipahami betul ternyata. Well done, kak Ken! Salah satu cerpen unggulanku di kumcer ini.
 
Cerpen Kelima: Kecelakaan – Lexie Xu
Beredarnya beberapa karya dari Lexie Xu tidak membuatku nekat untuk membacanya. Aku hanya sanggup membaca Ratu Preman, karya duet antara Primadonna Angela sekaligus karya debut kak Lexie. Bukan karena aku tidak menyukai tulisan Lexie Xu, tapi lebih karena karyanya horor semua haha. Cemen memang. Tapi itulah aku haha. Cerpen Kecelakaan ini seperti judulnya, bernuansa horor. Not my cup of tea, but I like it.
 
Cerpen Keenam: First Girl – Luna Torashyngu
Seperti biasa, kak Luna mampu mengangkat kisah yang tidak biasa dan meramunya dalam nuansa Teenlit. Dan juga seperti cerpen kak Luna di kumcer Idolamu, Itu Aku, cerpen First Girl ini juga merupakan awal dari novel berjudul sama. Aduh kak -.- Sebenarnya aku udah ada sih novelnya, tapi mesti ngabisin list To Be Reading dulu >.< Untung aja aku baru baca novel ini di saat First Girl udah terbit, kalo tidak, harus nungguin novelnya terbit dulu X(
 
Cerpen Ketujuh: Milo – Mia Arsjad
Tentang Killa dan Milo. Kak Mia mampu bercerita dengan sederhana namun manis. Ada pesan moralnya juga, bahwa fisik bukanlah cerminan hati. Jangan sampai kita menilai orang lain hanya dari luarnya saja. Salah satu cerpen yang aku suka.
 
Cerpen Kedelapan: Duniaku Kiamat – Priscilla A.W.
Tentang Nara dan Meredith. Ceritanya sangat meremaja, namun dieksekusi dengan manis.
 
Cerpen Kesembilan: Bekal Istimewa untuk Pangeran – Primadonna Angela
Cerpen ini sangat kak Donna sekali. Tentang sosok aku yang memberikan bekal untuk Erik, sosok yang ia kagumi. Namun ternyata ia salah menyangka. Dengan lebih dari dua puluh karya kak Donna yang telah aku baca, aku bisa menarik kesimpulan bahwa kak Donna bercerita dengan begitu khas. Begitu juga dengan cerpen ini. Bekal Istimewa untuk Pangeran menjadi salah satu cerpen yang aku suka dalam kumcer ini.
 
Cerpen Kesepuluh: Untukmu Sahabat – Shandy Tan
Tentang Kikan dan Kiki, kembar yang terlahir dari orang tua yang berbeda. Bersahabat erat, namun perbedaan sekolah dan kesibukan membuat mereka menjadi jauh. Belum banyak karya Shandy Tan yang aku baca. Namun, cerpen Untukmu Sahabat ini menjadi cerpen yang paling aku suka dari kumcer ini.
 
Cerpen Kesebelas: Nastya – Windhy Puspitadewi
Aku belom pernah membaca karya Windhy sebelumnya, walaupun novelnya yang berjudul Heart and Soul telah lama bertengger di rak bukuku. Nastya ini adalah side story dari Incognito. Well, walaupun aku masih tidak tahu tentang cerita apa sebenarnya Incognito ini, cerpen Nastya dikisahkan dengan cukup baik.
 
Ada lima cerpen yang aku suka dari kumcer ini, dan cerpen Untukmu Sahabat karya Shandy Tan menjadi juaranya!
 
Aku berikan tiga bintang untuk 11 Jejak Cinta… ^^
 
 
 
 
error: Content is protected !!

Pin It on Pinterest

Share This