Rabu pada minggu yang lalu, di saat semua orang pulang karena keesokan harinya merupakan hari raya Idul Adha, aku malah pergi ke Bengkulu. Yeah, sebut saja aku nekat hehe. Aku memutuskan untuk menonton film The Scorch Trials ini. Daaaaan tentu saja bukan ide buruk. So, let’s start with my review about this movies… ^^

 

Judul Film: Maze Runner: The Scorch Trials 
Genre: Action, Sci-fi, Thriller 
Produser: Wyck Godfrey, Marty Bowen, Ellen Goldsmith-vein, Lee Stollman, Joe Hartwick Jr. 
Sutradara: Wes Ball 
Penulis: T.S. Nowlin 
Produksi: 20th Century Fox 
Film Rilis: 18 September 2015 
Durasi: 131 Menit 
Negara: USA 
Bahasa: English 
Rating: Remaja (R13+) 
Bintang: 5/5

Sinopsis:
Para Gladders berhasil lolos dari labirin yang menakutkan. Dalam kisah selanjutnya, Thomas dan teman Gladersnya kini akan menghadapi tantangan baru. Mencari petunjuk tentang organisasi misterius yang sangat kuat bernama WCKD.

Petualangan mereka kini membawanya ke sebuah tempat bernama ‘The Scorch’, sebuah daerah yang sepi dan penuh dengan rintangan yang tak terbayangkan. Thomas dan teman-temannya bekerjasama mengungkap rencana besar WCKD untuk mereka semua.

————————————————————————————————————————-
 
Maze Runner: The Scorch Trials merupakan film lanjutan dari The Maze Runner. Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul sama The Scorch Trials, karya James Dashner.
 
Review ini aku tuliskan berdasarkan filmnya, dan tanpa didasari oleh novelnya. Hal ini dikarenakan aku sengaja tidak membaca novelnya terlebih dahulu agar tidak kecewa, karena kebanyakan film yang diangkat dari adaptasi novel hasilnya agak mengecewakan.


The Scorch Trials berkisah tentang Thomas, Theresa, Newt, Minho, Frypan, dan Winston yang berhasil keluar dari labirin yang selama ini mengurung mereka. Mereka dibawa ke suatu tempat aman yang dipimpin oleh Janson.



Tidak seperti di labirin, di tempat ini hidup mereka menjadi lebih layak. Mereka diperlakukan secara manusiawi. Di sinilah mereka menyadari bahwa mereka tidak sendiri. Di tempat ini juga dikumpulkan para Gladers yang berhasil lolos dari labirin yang lain. Thomas dan teman-teman baru menyadari bahwa mereka tidak sendiri. Di tempat ini juga mereka diwajibkan untuk mengikuti beberapa tes terlebih dahulu. Di tempat ini pula, dipilih beberapa orang untuk dibawa ke tempat yang lebih aman setiap harinya.
 
Thomas melihat Theresa dibawa oleh petugas di tempat tersebut. Ia menjadi sedikit curiga. Di tempat ini mereka berkenalan dengan Aris, seseorang yang menjadi orang paling lama bertahan di tempat ini.
 
Para Gladers memang diperlakukan jauh lebih baik di tempat ini. Anehnya, saat mereka berada di kamar, mereka akan dikunci dari luar. Saat Thomas dan teman-temannya berada di dalam kamar inilah, muncul Aris dari saluran udara, yang mengajak Thomas untuk melihat apa yang telah diselidikinya selama ini. Minho dan yang lainnya tidak percaya, tapi Thomas yang sudah curiga tetap pergi untuk menyelidiki.
 
Kecurigaannya benar, bahwa tempat ini bukanlah tempat yang aman. Tempat ini masihlah di bawah kekuasaan WCKD yang dipimpin oleh Ava Paige. Para Gladers yang setiap harinya dipilih, bukanlah dibawa ke tempat yang lebih aman, tapi dikumpulkan dalam satu ruangan besar dan dilakukan percobaan pada mereka.
 
Mengetahui hal ini, Thomas dan Aris mengajak teman-temannya untuk kabur. Namun belum berhasil mereka keluar dari tempat tersebut, rencana mereka ketahuan dan para petugas yang dipimpin Jason ini mencoba menghentikan usaha mereka. Namun gagal, karena Thomas dan teman-temannya berhasil kabur.
 
Mereka kabur tak tentu arah tadinya, lalu mereka memutuskan untuk mencari The Right Arms, dan menghindari serbuan Crank, virus parasit yang menyebabkan manusia menjadi zombie.
 
Menurutku, this movie is superb! Seriously, I love this movie. Untuk film pertamanya –The Maze Runner– aku suka sehingga memutuskan untuk menonton film keduanya –The Scorch Trials. Tapi film keduanya emang bener-bener bagus. Ga nyesel nontonnya… ^^
 
Jika pada The Maze Runner kita hanya dihadapkan dengan penggambaran labirin dan pengenalan mengenai Thomas serta teman-temannya, maka pada The Scorch Trials kisahnya lebih berkembang. Konflik yang disuguhkan juga lebih kompleks, seperti pengkhianatan, persahabatan, setia kawan, kasih sayang, romance, dan pengorbanan. Seperti judulnya, adegan action pada The Scorch Trials ini dipenuhi dengan lari. Namun hal ini sama sekali tidak membosankan. Penggambaran latar belakang juga bukan berputar di satu tempat saja, sehingga tidak monoton. Pada Scorch Trials ini lokasi yang digambarkan mampu memberikan ketegangan pada penonton. Pun penonton disuguhkan dengan kejutan-kejutan, backsound yang menegangkan sekaligus menyeramkan, serta petualangan yang mendebarkan. Penonton dapat dengan tiba-tiba menjadi cemas karena kejutan yang diberikan, seperti saat kemunculan Crank secara tiba-tiba.
 
Pada The Scorch Trial juga mulai diberikan sedikit penjelasan mengenai Thomas dan mengapa WCKD begitu terobsesi terhadap para Gladers. Adapun dialog-dialog pada film ini terasa pas dan tidak bertele-tele, walaupun menurutku terlalu banyak kalimat shit-nya.
 
Pada The Maze Runner, tidak ditemukan satu pun adegan yang tidak pantas ditonton oleh anak di bawah umur. Sedangkan pada The Scorch Trials, terdapat beberapa adegan yang menurutku tidak pantas diperlihatkan pada anak-anak. Walaupun sudah diberi rating R13+, rupanya masih banyak orang tua bandel yang membawa anaknya menonton film ini. Saat aku menonton film ini, tepat di sebelahku terdapat dua orang anak dan seorang remaja yang sepertinya adalah kakak dari dua anak tersebut. Seperti saat Thomas dan kawan-kawan mencari Marcus guna menemukan The Right Arms, mereka terpisah. Lalu Thomas dan Brenda dijebak untuk masuk ke dalam sekumpulan remaja mabuk yang berpakaian kurang bahan. Mereka berdua dipaksa untuk minum, dan akhirnya berciuman. Dan hey, kakak dari dua anak ini malah diam saja. Malah aku yang gemas dan memutuskan untuk menutup mata anak di sebelahku sebelum adegan kissing itu terjadi, seraya berkata, “adekku sayang jangan ditengok (adekku sayang, jangan dilihat, dalam bahasa Bengkulu)”. Untunglah si adek di sebelahku ini mau menurut dan langsung membalik pandangannya ke kursi. Di adek satu orang lagi, melihat aku menutup mata di adek si sebelahnya, memutuskan untuk menutup matanya juga. Lalu, apa gunanya sang kakak? Jangan racuni anak-anak dengan tontonan seperti itu, tolong… 🙁
 
Dan satu hal lagi  yang membuatku semakin menyukai film ini. Si Ki Hong Lee alias Minho tetap ganteng lol. Maaf ya, ini anggapan dari seseorang yang udah kadung suka duluan XP Bahkan sudah beberapa kali aku melihat meme dengan gambar Minho yang berujar bahwa hanya di film ini pemeran pembantu lebih ganteng daripada pemeran utama haha XP Tapi di luar hal ini, The Scorch Trials tetap luar biasa kok.
 
 
Si Minho kayanya perlu dikasih gambar besar-besar XP
 
Aku tidak akan menjelaskan lebih lanjut, takut terlalu banyak spoiler hehe. Tonton aja, ga bakalan nyesel kok… ^^
 
Aku berikan lima bintang untuk film ini… ^^
 


Would you like to…?

Use the Divi Builder…

to design your pop-up!

Donec rutrum congue leo eget malesuada. Curabitur non nulla sit amet nisl tempus convallis quis ac lectus. Cras ultricies ligula sed magna dictum porta. Curabitur aliquet quam id dui posuere blandit. Proin eget tortor risus.

Would you like to…?

Use the Divi Builder…

to design your pop-up!

Donec rutrum congue leo eget malesuada. Curabitur non nulla sit amet nisl tempus convallis quis ac lectus. Cras ultricies ligula sed magna dictum porta. Curabitur aliquet quam id dui posuere blandit. Proin eget tortor risus.

error: Content is protected !!