Hujan itu menyadarkanku akan kepergianmu.

Aku tenggelam dalam diam.
Pandangan kosong terpancar dari kedua bola mataku yang lurus menatap ke depan.
Hampa.
Raga terasa tanpa jiwa.
Hati ini mulai mati.
Remuk redam.

*Tiba-tiba mau nulis ini di tengah rintik hujan yang mendera setelah sekian lama tiada*
#30HariMenulisRandom


error: Content is protected !!

Pin It on Pinterest

Share This