1. Lima Destinasi Wisata di Uni Emirat Arab dengan Pemandangan Alam yang Berbeda
  2. Sharing Foto saat Traveling bersama Keluarga dengan Fotato Instant Share Aplikasi Berbagi Foto Android yang Mudah dan Instant
  3. So Good Chicken Katsu Curry Rice untuk Menu Sahur
  4. Keunggulan TV LED yang Wajib Kamu Ketahui sebelum Membelinya
  5. Beberapa Jenis Aksesori Kamera di Tempat Jual Kamera DSLR
  6. Inilah Rekomendasi Jam Tangan Pria dari Alexandre Christie
  7. Lima Menu Buka Puasa yang Menyehatkan
  8. Pesona Ramadan 2018 pada Jajanan Kuliner Khas Bengkulu
  9. Belajar Bahasa Inggris secara Fun dan Seru
  10. Rumah Bung Karno dan Bukit Kandis, Dua Destinasi Wisata Bengkulu Masuk Nominasi API
  11. Rekomendasi Lipstik Lokal Tahan Lama
  12. Satu Hari Menyusuri Wisata Peninggalan Inggris dan Pantai Bengkulu
  13. Liburan jadi Mudah dengan Vizitrip, Open Trip Termurah dan Terlengkap
  14. Penuh Fitur Rahasia, Ini Kelebihan dari Harga IPhone 6s yang Terjangkau
  15. Tips Belanja Ramadan Ekstra Hemat di Tokopedia
  16. Mengapa Memilih Glitzmedia.co, Portal Online Khusus Perempuan?
  17. Pola Pengasuhan Anak, Kini dan Nanti
  18. Mengatur Manajemen Waktu dan Bergaya dengan Jam Tangan
  19. Empat Ciri-ciri Breast Pad yang Bagus dan Nyaman Dipakai
  20. Menuju Indonesia Maju – #flashbloggingbengkulu Bersama Kemenkominfo
  21. Cara Mudah Hilangkan Mata Panda dengan Teh Hijau
  22. Situs Seva untuk Memilih Properti dan Kendaraan Pribadi
  23. OPPO F7, Jagonya Multitasking
  24. Detox Day, Sehat dengan Greek Secret Heavenly Blush Yogurt dan Buah
  25. Keunggulan Cek Tagihan Listrik PLN Secara Online
  26. Ini Dia Beragam Jenis Paket Data Simpati Terbaru 2018
  27. Lima Manfaat Madu untuk Balita yang Perlu Diketahui
  28. Nikmati Manisnya Promo Kecap Bango di Hypermart
  29. Manfaat Mengikuti KEBloggingCollab
  30. Jelajah Nusantara ke Tanah Impian, Raja Ampat
  31. Spesifikasi Samsung Galaxy J5 Pro yang Akan Membuatmu Ingin Memilikinya
  32. Liburan Bersama Keluarga? Yuk Kunjungi Tiga Destinasi Wisata Keluarga Ramah Anak di Yogyakarta!
  33. Honor 9 Lite, Smartphone dengan Spesifikasi Mumpuni Rilis di Indonesia
  34. Belajar Mandiri melalui Rumah Juara
  35. Inilah Ketentuan Membeli Tiket Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di Bukalapak
  36. Apakah Kamu Harus Membuat Online Shop Sendiri?
  37. Enam Tempat Wisata di Bekasi yang Rugi Kamu Lewatkan
  38. Tutorial ala Zaskia Sungkar untuk Gaya Hijab Trendi dan Keren
  39. Menu Piring Gizi Seimbang bagi Anak Kosan
  40. Tips Merencanakan Biaya sebagai Solusi Kekurangan Dana Saat Lamaran
  41. Sering Bingung Bagaimana Cara Merawat Kulkas Panasonic Dua Pintu? Simak Tips Ini!
  42. Pilihan Banyak Orang Beli Mobil Baru di Bukalapak, Ini Alasannya!
  43. Teknik Mudah Mengaplikasikan Eyeliner yang Bagus
  44. Traveling Bebas Anyang-anyangan dengan Prive Uri-cran
  45. Ragam Diskon Imlek Bukalapak 2018
  46. Dijual Apartemen Grand Dhika City Harga Promo
  47. Dijual Rumah Minimalis Modern Harga Murah
  48. Musik dan Blogging, Tak Terpisahkan
  49. Obat Jantung Lemah dari Daun Sukun
  50. Mencegah Sel Kanker Rahim dengan Sarang Semut
  51. Solusi Biaya Pendidikan dengan KTA Online Tunaiku
  52. 2017, Sebuah Refleksi
  53. Wisata Pantai Impian di Yogyakarta
  54. Mengulas Tentang Perbedaan Antara Jaket Kulit Wanita Asli dan Sintetis
  55. Membuka Usaha dengan Modal Hanya 5 Juta, Bisa!
  56. Sepuluh Tips agar Tetap Cantik Saat Traveling
  57. Wanginya Kehangatan Bunda dan Minyak Telon Quufy
  58. Zenfone 6 Murah Anda Lemot? Legakan Memori Internal dengan Cara Ini Agar Kinerja Bisa Semakin Maksimal!
  59. Gembira bersama Prudential dan AnDik Lapas Anak Tangerang
  60. Belajar secara Menyenangkan lewat Smartphone? Ruangguru aja!
  61. 60 Tahun Perjalanan Astra dan Kontribusi Sosial untuk Indonesia
  62. Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah secara Tepat dan Akurat
  63. Sentuhan Cinta Ibu dan Tempra, Sembuhkan Anak dari Sakit
  64. Terbang dengan Pesawat Sriwijaya Air dan Nikmati Pesona Lain dari Danau Toba
  65. My 2018 Resolution: Tahun Baru, Semangat Baru bersama Theragran-M
  66. [Review Novel] Angel in the Rain – Windry Ramadhina
  67. DIY Origami Pembatas Buku
  68. Madu Vitabumin Penjaga Daya Tahan Tubuh Anak, Ada di Mana-mana
  69. Voucher Diskon Bukalapak bisa Dimanfaatkan oleh Siapa Saja
  70. Tips Belanja Hemat ala Perempuan Cermat
  71. Padu Padan Boots untuk Muslimah ala Dian Pelangi
  72. Berkaca pada Usia, Apa yang Pemuda Berikan untuk Negara?
  73. Kenapa Menulis di Blog?
  74. Cinta dan Muara Kehidupan
  75. Jatuh Cinta pada Dunia Fana yang Melenakan
  76. Cara Allah Menegur Kita
  77. O’Chicken, Organik Fried Chicken Halal yang Bikin Ketagihan
  78. Resep Simpel Anti Telat Masuk Kantor Ala Salimah Food
  79. Jeruk Kalamansi, Sang Produk Unggulan Bengkulu
  80. Perilaku Mengedepankan Gengsi
  81. Solusi Nabung Untung dengan SOBATKU
  82. Ingin Buka Bisnis? Yuk Pelajari Dulu Resikonya!
  83. Realita Kids Zaman Now, Ada Apa?
  84. Liburan ke Luar Kota, Mengapa dijadikan Liburan Impian?
  85. Kopi Gading Cempaka, Oleh-Oleh Khas Bengkulu
  86. Asuransi Jiwa, Seberapa Penting?
  87. Tentang Poligami, Siapkah jika Suami Menikah Lagi?
  88. Menelusuri Warisan Sejarah di Bengkulu
  89. Kemerdekaan dan Kebebasan Berpendapat
  90. Layanan AC Terlengkap di Central Elektro Bengkulu
  91. Yuk ke Pulau Tikus bareng Koperasi Jasa Sapta Pesona Wisata!
  92. Happy Birthday, Blogger Bengkulu!
  93. Kenapa dari Domain Gratis Berubah menjadi Domain Berbayar?
  94. Disclosure
  95. Menari di Bawah Hujan
  96. [Asean Trip 2016] We’re Going to Siem Reap Cambodia!
  97. [Asean Trip 2016] Catch up di KLIA 2 Kuala Lumpur Malaysia
  98. [Asean Trip 2016] Akhirnya Resmi Jadi Anak Ilang Lagi! Welcome to Kuala Lumpur Malaysia!
  99. Sitemap
  100. Hey, I Miss You. I Just Can’t Tell You.
  101. Mai Kuraki – Koi ni Koishite
  102. Mai Kuraki – Secret of My Heart
  103. [Review Film] Melbourne: Rewind The Movie
  104. Nanowrimo Challenge, Day 1
  105. Tentang Cerita Sederhana
  106. Dari Anakmu yang Selalu Rindu
  107. Kenapa Harus Pergi?
  108. Rindu Itu Nyata
  109. Belajar Memahami Karakter Orang Lain
  110. Kepada Rindu yang Membelenggu
  111. [Review Buku] Purple Eyes – Prisca Primasari
  112. Izinkan Aku
  113. Bisakah Kita Kembali ke Masa Lalu?
  114. [Review Buku] All You Need is Love – Fakhrisina Amalia
  115. [Review Buku] Heartling – Indah Hanaco
  116. Jika Nantinya Jarak itu Tiba
  117. Seandainya, Suatu Saat Nanti
  118. Merindu Langit Biru
  119. Aku Pernah Jatuh Cinta
  120. Menghitung Rindu
  121. Ada
  122. [Review Buku] Friends Don’t Kiss – Syafrina Siregar
  123. Kepada Tuan yang Tidak Sempurna #2
  124. [Review Buku] Not A Perfect Wedding – Asri Tahir
  125. Tentang Rindu
  126. [Review Buku] 11 Jejak Cinta Kumpulan Cerpen Teenlit
  127. Kamu (Jangan Pernah) Kembali
  128. [Review Buku] Holland, One Fine Day in Leiden – Feba Sukmana
  129. Like Rain, I Fell for You
  130. [Review Film] TV Movie Radio Rebel
  131. Hati Ini – Nabilah JKT48 (OST. Sunshine Becomes You)
  132. [Review Film] Sunshine Becomes You The Movie
  133. [Review Buku] Sincerely Yours – Tia Widiana
  134. [Review Film] Negeri Van Oranje The Movie
  135. [Review Buku] Promises, Promises – Dahlian
  136. [Review Film] Single – Raditya Dika
  137. [Review Buku] Negeri Van Oranje – Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Nisa Riyadi, Rizki Pandu Permana
  138. [Review Buku] Baby Proposal – Dahlian dan Gielda Latifa
  139. Note to Myself
  140. (Bukan Ucapan) Selamat Hari Ibu, Ibu
  141. Super Random Post
  142. Kangen
  143. [Review Buku] Travel in Love – Diego Christian
  144. Semua Hal Terjadi Karena Sebuah Alasan
  145. Hanya Raga Tanpa Jiwa, Tanpa Hati
  146. Mencintaimu, Sesulit Itu.
  147. Kepada Tuan yang Tidak Sempurna
  148. Tik.
  149. [Review Buku] I Remember You – Stephanie Zen
  150. [Review Novel] Memori – Windry Ramadhina
  151. [Review Buku] Manga Gals – Mihona Fuji
  152. #NulisRandom2015 – 2
  153. #NulisRandom2015 – 1
  154. Confident – Demi Lovato
  155. [Review Film] Maze Runner: The Scorch Trials
  156. [Review Buku] Unplanned Love – Jenny Thalia Faurine
  157. What Does Traveling Means to Me?
  158. Something that Comes in My Mind
  159. Tentang Pindah dan Rasa Kehilangan
  160. [Review Film] Catatan Akhir Kuliah The Movie
  161. Sail Tomini 2015
  162. Buku dan Passion
  163. Desa Pondok Kelapa, Memperingati KKN Dua Tahun yang Lalu
  164. Pergi
  165. [Review Buku] Sunshine Becomes You – Ilana Tan
  166. Diam
  167. [Review Buku] Imaji Terindah – Sitta Karina
  168. [Review Buku] Lukisan Hujan (Edisi Lama) – Sitta Karina
  169. [Review Buku] Even If It Kills Me Diet Abis-abisan – Dorothy Joan Harris
  170. [Review Buku] Kencana – Sitta Karina
  171. [Review Buku] Koala Kumal – Raditya Dika
  172. Daftar Buku yang Telah Dibaca (Selalu Update)
  173. Aku Terjaga
  174. Aku Meragu
  175. Hujan Malam Ini.
  176. [Review Buku] Dirty Little Secret – AliaZalea
  177. Warrior – Demi Lovato
  178. Running Man di Indonesia! Asian Dream Cup 2014!
  179. [Review Buku] SeoulVivor – Lia Indra Andriana & Tatz
  180. Perbaikan Tugas 2 E-Commerce – Artikel If-Else
  181. Tugas 4 Ecommerce – Artikel Pemrograman Intenet dan E-commerce
  182. Tugas 4 Ecommerce – Pengalaman di Teknik Informatika Universitas Bengkulu
  183. Google Removes .CO.CC Subdomains Over Phishing, Spam Concerns
  184. Secrets in the Keyboard Shift Key Functions
  185. The Risk of Working in the IT World
  186. About Pink Passport
  187. Portfolio
  188. IU 바다가 기억하는 얘기 (Memories of the Sea)
  189. #forlife Writing Project
  190. For The Love Of A Daughter
  191. Believe In Me – Demi Lovato
  192. I Miss You – Miley Cyrus
  193. Just For My Mom
  194. #dearpapa


Judul: Negeri Van Oranje (e-book)

Penulis: Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Nisa Riyadi, Rizki Pandu Permana 
Penerbit: Bentang 
Tahun Terbit: Cetakan Kesepuluh, Mei 2011 
Tebal: 478 Halaman 
ISBN: 978-979-1227-58-2 
Rating: 4/5 

Sinopsis: 

Kata siapa kuliah di luar negeri itu gampang? Perkenalkan Lintang, Banjar, Wicak, Daus, dan Geri. Lima anak manusia terlahir di Indonesia, terdampar bersekolah di Belanda demi meraih gelar S2. Mulai dari kurang tidur karena begadang demi paper, kurang tenaga karena mesti genjot sepeda berkilo-kilo meter bolak-balik ke kampus setiap hari, sampai kurang duit hingga terpaksa mencari pekerjaan paruh waktu; semua pernah mereka alami.

Selain menjalani kisah susah senangnya menjadi mahasiswa rantau di Eropa, mereka juga menjalin persahabatan dan berbagi tip bertahan hidup di Belanda. Mereka pun bergelut dengan selintas pertanyaan di benak mahasiswa yang pernah bersekolah di luar negeri: untuk apa pulang ke Indonesia? Dalam perjalanan menemukan jawaban masing-masing, takdir menuntut mereka memiliki keteguhan hati untuk melampaui rintangan, menggapai impian, serta melakukan hal yang paling sulit: the courage to love!

Novel ini ditulis dengan gaya lincah, kocak, sekaligus menyentuh emosi pembaca. Kita juga akan diajak berkeliling mulai dari Brussel hingga Barcelona, mengunjungi tempat-tempat memikat di Eropa, dan berbagi tip berpetualang ala backpacker.

—————————————————————————————————————————
 
Well, baru kesampaian baca novelnya sekarang. Padahal udah sering banget liat novel ini wara-wiri di Gramedia.
 
Let’s check my review about this novel! ^^
 
Tersebutlah lima orang mahasiswa asal Indonesia yang terdampar melanjutkan kuliah S2-nya di negeri kompeni Belanda.
 
Merekalah Lintang, Daus, Geri, Banjar, dan Wicak. Lima orang dengan kepribadian jauh berbeda yang dipersatukan karena nasib mempertemukan mereka. Alhasil mereka masuk dalam geng bernama AAGABAN (Aliansi Amersfort Gara-Gara Badai di Netherland). Ini nama geng-nya benar-benar koplak hahaha.
 
Adalah Anandita Lintang Persada, mahasiswa Universitas Leiden. Satu-satunya cewek di antara mereka berlima. Lintang memiliki karakter melentang melenting ke sana ke mari alias tidak bisa diam. Sejak kecil Lintang pandai memasak dan menari, namun ia juga senang memanjat pohon dan menggergaji. Guru tari Lintang malah menuduh Lintang menelan ulat pohon jambu hiduphidup karena tidak pernah bisa diam, yang mana tuduhan itu dibenarkan oleh ibu Lintang, haha. Memiliki obsesi mendapatkan suami bule, namun kisah cintanya tidak pernah berhasil. Lantas saat ibunya memberi dokumen polis asuransi atas namanya yang disiapkan untuk pernikahan Lintang, Lintang malah menggunakan dana tersebut untuk melanjutkan program master di bidang European Studies.
 
Adalah Irwansyah Iskandar alias Banjar, seorang anak saudagar bawang yang telah sukses berkarir di industri rokok Indonesia. Ia rela meninggalkan kemewahan yang telah mampu ia cecap hanya karena taruhan dengan temannya. Dan di Belandalah akhirnya Banjar terdampar di sekolah bisnis ternama.
 
Adalah Wicak Adi Gumelar yang memiliki kegemaran akan hutan dan lingkungan. Idealismenya membuat Wicak menerjunkan diri untuk menyelidiki illegal logging di Indonesia. Wicak hampir terbunuh, hingga untuk menyelamatkan Wicak dikirimlah ia ke Belanda dengan kedok mengambil S2.
 
Adalah Firdaus Gojali Muthoyib bin Satiri, cucu kesayangan sang engkong. Cita-citanya menjadi seorang pengacara ditentang oleh engkongnya, hingga ia banting setir kerja di Departemen Agama hanya karena seorang wanita. Mirisnya, wanita tersebut tak lama meninggalkannya untuk menikah dengan orang lain. Kesempatan beasiswa STUNED (Studeren in Nederlands) langsung diambilnya.
 
Adalah Garibaldi Utama Anugraha Atmadja, anak dari jurangan bus AKAP yang menjadi orang kaya baru alias konglomerat kecil. Berbeda dengan nasib keempat anggota AAGABAN lainnya, nasib Geri adalah yang paling lumayan bagiku 😛
 
Mereka berlima ini dipertemukan saat badai di Amersfort. Karena kretek alias rokoklah mereka bertemu. Yeah, rokok, *malesin banget sih sebenernya, tapi gapapa lah, masih bisa ditoleransi, secara novel ini bercerita tentang mahasiswa S2, yang mana berarti sudah dewasa dan bisa memilih keputusannya masing-masing. Banjar yang terjebak di Amersfort merasa frustasi karena kehabisan rokok. Rokok di Belanda merupakan benda mahal jika dibandingkan dengan harga rokok di Indonesia. Udahlah terjebak, kehabisan rokok pula, membuat Banjar berteriak. Saat itulah ia bertemu dengan Wicak yang menawarkannya rokok linting sendiri. Lalu mereka berdua bertemu dengan Daus yang ikut-ikutan merokok. Lantas  mereka bertemu Geri yang memberi mereka rokok dari Indonesia. Saat mereka asyik merokok, datanglah Lintang. Ya, pertemuan yang tak disengaja karena terjebak badai di Amersfortlah yang mendekatkan mereka.
 
Karakter kelima orang yang sangat berbeda jauh ini malah membuat novel ini berwarna. Diceritakan dengan gaya kocak namun tidak garing, justru menjadi daya tarik novel ini. Juga dengan adanya footnote dengan gaya koplaknya ini justru membuat pembaca terhibur.
 
Apa yang kamu cari dari membaca novel ini? Cerita tentang persahabatan? Cerita cinta? Tip bagaimana survive kuliah di luar negeri? Tip backpacker? Semuanya ada. Beragam tip diberikan pada novel ini. Ya, paket komplit, semuanya diceritakan dengan apik.
 
Cerita pada novel ini berfokus pada persahabatan mereka, yang tidak bisa dipungkiri memang cukup manis. Dengan penggambaran bagaimana para mahasiswa yang baru meninggalkan orang tua, sehingga mereka ingin mencoba hal-hal yang selama ini mungkin tabu untuk mereka lakukan. Juga dengan obrolan para lelaki yang sedikit… yah sebut saja tidak lain dan tidak bukan mengenai wanita. Dengan bumbu kisah cinta, keseluruhan cerita dikisahkan dengan cukup baik.
 

Cerita yang diselipkan dengan berbagai kebiasaan-kebiasaan orang Belanda menambah preferensi kita. Hanya dari novel ini aku mengetahui bahwa Belanda juga dalam masa memperjuangkan kemerdekaan negaranya pada saat mereka menjajah Indonesia. Lumayan untuk menambah pengetahuan.. ^^

 

Tapi mungkin karena terlalu tebal, aku malah sedikit mengantuk saat membacanya. Mungkin pengaruh kurang tidur sih. Tapi walaupun beberapa kali terhenti, namun aku tetap membaca novel ini.
Untuk typo, aku menemukan beberapa kesalahan penulisan pada novel ini. Juga aku menemukan adanya ketidakkonsistenan penulis pada kata ganti diri, di mana penulis menggunakan aku dan gue secara bersamaan. Misalnya:
 
Nggak lihat, tuh. Tapi kalau nanti muncul di tempatku, pasti gue kabarin.
Untuk ending, cerita diberikan twist yang cukup apik. Dari awal aku menyangka Lintang akan ended up with Geri. Geri yang digambarkan begitu lembut, manis, ganteng, perhatian, juga tak bisa dipungkiri: tajir alias berduit. But, I was wrong at all. Silakan tebak sendiri ya, aku ga akan cerita panjang lebar karena menghindari terlalu banyak spoiler… ^^
 

Untuk penggambaran setting, para penulis mampu menggambarkan dengan sangat baik. Hingga pembaca bisa membayangkan bagaimana situasi yang terjadi serta lingkungan yang melatarbelakangi cerita. Begitu pula, dengan penggambaran backpacking kelima sahabat ini. It’s just look so real. It feels like they’re a real backpacker.

Aku sangat menyukai bagaimana mereka menggambarkan seorang backpacker pada novel ini. Bukan sekedar backpacker gaya-gayaan seperti salah satu novel yang pernah aku review dulu.

Backpacker. Keempat anak muda itu sepakat bepergian dengan pola backpacker traveler. Bukan sekedar bermodalkan ransel punggung besar sebagai ganti koper dorong, backpacker lebih merupakan filosofi dan ideologi tersendiri yang punya kedudukan suci di kalangan turis. Orang boleh mencela para “turis kere” atau “bule melarat” seperti yang banyak terlihat di Jalan Jaksa Jakarta. Namun, di balik itu diperlukan banyak perencanaan matang dan perhitungan anggaran yang masak.
Seorang backpacker pergi dengan anggaran seminim mungkin tetapi berupaya meraih pengalaman berwisata semaksimal mungkin. Ransel punggung alias backpack bukan sekadar lambang namun punya sejumlah kelebihan antara lain: praktis untuk bergerak, tidak membutuhkan porter, dan tentunya menghemat biaya bagasi karena bisa masuk kabin pesawat. Jangan salah, perusahaan penerbangan memang mancari keuntungan salah satunya dari jumlah bagasi yang perlu di-check-in.
Backpacker sejati pantang memboroskan anggaran untuk penginapan, transportasi, dan makanan. Ia akan memilih berbagi bangsal dengan enam orang turis lain di sebuah youth hostel murah ketimbang mengeluarkan uang lebih untuk tinggal di hotel. Beberapa hostel juga menyediakan fasilitas dapur sehingga para backpacker bisa memasak sendiri ketimbang jajan di restoran. Sudah barang tentu, mi instan menjadi menu andalan pelancong Indonesia saat bertandang ke kota-kota Eropa yang terkenal mahal. Selain memilih transportasi lokal kelas ekonomi, backpacker bahkan tak segan melambaikan tangan di pinggir jalan, mencari tumpangan supir truk untuk menghemat ongkos.
Dalam memilih cara berwisata, kurang lebih serupa. Mereka akan memilih objek wisata yang tidak mengeluarkan banyak uang. Termasuk meminimalisasi belanja suvenir mewah. They are buying experience. Karena pengalaman tidak bisa dicuri. Barang dapat hilang sedang pengalaman tak pernah lekang. Sebenarnya, alasan paling utama, belanja barang bisa bikin ransel penuh, malah bikin repot. Sedangkan belanja pengalaman tidak.
 
Membaca novel ini malah semakin menambah keinginanku untuk mencari beasiswa kuliah ke luar negeri. Semoga suatu saat keinginan kecilku ini bisa terwujud, amiiin! Dan juga menambah kerinduan akan backpacking. Semoga tahun depan bisa pergi backpacking lagi. Wish me luck everyone!
 
Overall, aku suka novel ini. Novel ini mampu bercerita dengan manis. Aku berikan empat bintang untuk novel ini… ^^
 
 
Tags:
Lulus dari Teknik Informatika, namun tidak bisa lepas dari novel dan sastra. Menulis tentang traveling, review buku, review film, coret-coretan pribadi, jurnal absurd, serta hal-hal random.

Related Article

1 Comment

Leave a Comment

error: Content is protected !!