1. Lima Destinasi Wisata di Uni Emirat Arab dengan Pemandangan Alam yang Berbeda
  2. Sharing Foto saat Traveling bersama Keluarga dengan Fotato Instant Share Aplikasi Berbagi Foto Android yang Mudah dan Instant
  3. So Good Chicken Katsu Curry Rice untuk Menu Sahur
  4. Keunggulan TV LED yang Wajib Kamu Ketahui sebelum Membelinya
  5. Beberapa Jenis Aksesori Kamera di Tempat Jual Kamera DSLR
  6. Inilah Rekomendasi Jam Tangan Pria dari Alexandre Christie
  7. Lima Menu Buka Puasa yang Menyehatkan
  8. Pesona Ramadan 2018 pada Jajanan Kuliner Khas Bengkulu
  9. Belajar Bahasa Inggris secara Fun dan Seru
  10. Rumah Bung Karno dan Bukit Kandis, Dua Destinasi Wisata Bengkulu Masuk Nominasi API
  11. Rekomendasi Lipstik Lokal Tahan Lama
  12. Satu Hari Menyusuri Wisata Peninggalan Inggris dan Pantai Bengkulu
  13. Liburan jadi Mudah dengan Vizitrip, Open Trip Termurah dan Terlengkap
  14. Penuh Fitur Rahasia, Ini Kelebihan dari Harga IPhone 6s yang Terjangkau
  15. Tips Belanja Ramadan Ekstra Hemat di Tokopedia
  16. Mengapa Memilih Glitzmedia.co, Portal Online Khusus Perempuan?
  17. Pola Pengasuhan Anak, Kini dan Nanti
  18. Mengatur Manajemen Waktu dan Bergaya dengan Jam Tangan
  19. Empat Ciri-ciri Breast Pad yang Bagus dan Nyaman Dipakai
  20. Menuju Indonesia Maju – #flashbloggingbengkulu Bersama Kemenkominfo
  21. Cara Mudah Hilangkan Mata Panda dengan Teh Hijau
  22. Situs Seva untuk Memilih Properti dan Kendaraan Pribadi
  23. OPPO F7, Jagonya Multitasking
  24. Detox Day, Sehat dengan Greek Secret Heavenly Blush Yogurt dan Buah
  25. Keunggulan Cek Tagihan Listrik PLN Secara Online
  26. Ini Dia Beragam Jenis Paket Data Simpati Terbaru 2018
  27. Lima Manfaat Madu untuk Balita yang Perlu Diketahui
  28. Nikmati Manisnya Promo Kecap Bango di Hypermart
  29. Manfaat Mengikuti KEBloggingCollab
  30. Jelajah Nusantara ke Tanah Impian, Raja Ampat
  31. Spesifikasi Samsung Galaxy J5 Pro yang Akan Membuatmu Ingin Memilikinya
  32. Liburan Bersama Keluarga? Yuk Kunjungi Tiga Destinasi Wisata Keluarga Ramah Anak di Yogyakarta!
  33. Honor 9 Lite, Smartphone dengan Spesifikasi Mumpuni Rilis di Indonesia
  34. Belajar Mandiri melalui Rumah Juara
  35. Inilah Ketentuan Membeli Tiket Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di Bukalapak
  36. Apakah Kamu Harus Membuat Online Shop Sendiri?
  37. Enam Tempat Wisata di Bekasi yang Rugi Kamu Lewatkan
  38. Tutorial ala Zaskia Sungkar untuk Gaya Hijab Trendi dan Keren
  39. Menu Piring Gizi Seimbang bagi Anak Kosan
  40. Tips Merencanakan Biaya sebagai Solusi Kekurangan Dana Saat Lamaran
  41. Sering Bingung Bagaimana Cara Merawat Kulkas Panasonic Dua Pintu? Simak Tips Ini!
  42. Pilihan Banyak Orang Beli Mobil Baru di Bukalapak, Ini Alasannya!
  43. Teknik Mudah Mengaplikasikan Eyeliner yang Bagus
  44. Traveling Bebas Anyang-anyangan dengan Prive Uri-cran
  45. Ragam Diskon Imlek Bukalapak 2018
  46. Dijual Apartemen Grand Dhika City Harga Promo
  47. Dijual Rumah Minimalis Modern Harga Murah
  48. Musik dan Blogging, Tak Terpisahkan
  49. Obat Jantung Lemah dari Daun Sukun
  50. Mencegah Sel Kanker Rahim dengan Sarang Semut
  51. Solusi Biaya Pendidikan dengan KTA Online Tunaiku
  52. 2017, Sebuah Refleksi
  53. Wisata Pantai Impian di Yogyakarta
  54. Mengulas Tentang Perbedaan Antara Jaket Kulit Wanita Asli dan Sintetis
  55. Membuka Usaha dengan Modal Hanya 5 Juta, Bisa!
  56. Sepuluh Tips agar Tetap Cantik Saat Traveling
  57. Wanginya Kehangatan Bunda dan Minyak Telon Quufy
  58. Zenfone 6 Murah Anda Lemot? Legakan Memori Internal dengan Cara Ini Agar Kinerja Bisa Semakin Maksimal!
  59. Gembira bersama Prudential dan AnDik Lapas Anak Tangerang
  60. Belajar secara Menyenangkan lewat Smartphone? Ruangguru aja!
  61. 60 Tahun Perjalanan Astra dan Kontribusi Sosial untuk Indonesia
  62. Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah secara Tepat dan Akurat
  63. Sentuhan Cinta Ibu dan Tempra, Sembuhkan Anak dari Sakit
  64. Terbang dengan Pesawat Sriwijaya Air dan Nikmati Pesona Lain dari Danau Toba
  65. My 2018 Resolution: Tahun Baru, Semangat Baru bersama Theragran-M
  66. [Review Novel] Angel in the Rain – Windry Ramadhina
  67. DIY Origami Pembatas Buku
  68. Madu Vitabumin Penjaga Daya Tahan Tubuh Anak, Ada di Mana-mana
  69. Voucher Diskon Bukalapak bisa Dimanfaatkan oleh Siapa Saja
  70. Tips Belanja Hemat ala Perempuan Cermat
  71. Padu Padan Boots untuk Muslimah ala Dian Pelangi
  72. Berkaca pada Usia, Apa yang Pemuda Berikan untuk Negara?
  73. Kenapa Menulis di Blog?
  74. Cinta dan Muara Kehidupan
  75. Jatuh Cinta pada Dunia Fana yang Melenakan
  76. Cara Allah Menegur Kita
  77. O’Chicken, Organik Fried Chicken Halal yang Bikin Ketagihan
  78. Resep Simpel Anti Telat Masuk Kantor Ala Salimah Food
  79. Jeruk Kalamansi, Sang Produk Unggulan Bengkulu
  80. Perilaku Mengedepankan Gengsi
  81. Solusi Nabung Untung dengan SOBATKU
  82. Ingin Buka Bisnis? Yuk Pelajari Dulu Resikonya!
  83. Realita Kids Zaman Now, Ada Apa?
  84. Liburan ke Luar Kota, Mengapa dijadikan Liburan Impian?
  85. Kopi Gading Cempaka, Oleh-Oleh Khas Bengkulu
  86. Asuransi Jiwa, Seberapa Penting?
  87. Tentang Poligami, Siapkah jika Suami Menikah Lagi?
  88. Menelusuri Warisan Sejarah di Bengkulu
  89. Kemerdekaan dan Kebebasan Berpendapat
  90. Layanan AC Terlengkap di Central Elektro Bengkulu
  91. Yuk ke Pulau Tikus bareng Koperasi Jasa Sapta Pesona Wisata!
  92. Happy Birthday, Blogger Bengkulu!
  93. Kenapa dari Domain Gratis Berubah menjadi Domain Berbayar?
  94. Disclosure
  95. Menari di Bawah Hujan
  96. [Asean Trip 2016] We’re Going to Siem Reap Cambodia!
  97. [Asean Trip 2016] Catch up di KLIA 2 Kuala Lumpur Malaysia
  98. [Asean Trip 2016] Akhirnya Resmi Jadi Anak Ilang Lagi! Welcome to Kuala Lumpur Malaysia!
  99. Sitemap
  100. Hey, I Miss You. I Just Can’t Tell You.
  101. Mai Kuraki – Koi ni Koishite
  102. Mai Kuraki – Secret of My Heart
  103. [Review Film] Melbourne: Rewind The Movie
  104. Nanowrimo Challenge, Day 1
  105. Tentang Cerita Sederhana
  106. Dari Anakmu yang Selalu Rindu
  107. Kenapa Harus Pergi?
  108. Rindu Itu Nyata
  109. Belajar Memahami Karakter Orang Lain
  110. Kepada Rindu yang Membelenggu
  111. [Review Buku] Purple Eyes – Prisca Primasari
  112. Izinkan Aku
  113. Bisakah Kita Kembali ke Masa Lalu?
  114. [Review Buku] All You Need is Love – Fakhrisina Amalia
  115. [Review Buku] Heartling – Indah Hanaco
  116. Jika Nantinya Jarak itu Tiba
  117. Seandainya, Suatu Saat Nanti
  118. Merindu Langit Biru
  119. Aku Pernah Jatuh Cinta
  120. Menghitung Rindu
  121. Ada
  122. [Review Buku] Friends Don’t Kiss – Syafrina Siregar
  123. Kepada Tuan yang Tidak Sempurna #2
  124. [Review Buku] Not A Perfect Wedding – Asri Tahir
  125. Tentang Rindu
  126. [Review Buku] 11 Jejak Cinta Kumpulan Cerpen Teenlit
  127. Kamu (Jangan Pernah) Kembali
  128. [Review Buku] Holland, One Fine Day in Leiden – Feba Sukmana
  129. Like Rain, I Fell for You
  130. [Review Film] TV Movie Radio Rebel
  131. Hati Ini – Nabilah JKT48 (OST. Sunshine Becomes You)
  132. [Review Film] Sunshine Becomes You The Movie
  133. [Review Buku] Sincerely Yours – Tia Widiana
  134. [Review Film] Negeri Van Oranje The Movie
  135. [Review Buku] Promises, Promises – Dahlian
  136. [Review Film] Single – Raditya Dika
  137. [Review Buku] Negeri Van Oranje – Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Nisa Riyadi, Rizki Pandu Permana
  138. [Review Buku] Baby Proposal – Dahlian dan Gielda Latifa
  139. Note to Myself
  140. (Bukan Ucapan) Selamat Hari Ibu, Ibu
  141. Super Random Post
  142. Kangen
  143. [Review Buku] Travel in Love – Diego Christian
  144. Semua Hal Terjadi Karena Sebuah Alasan
  145. Hanya Raga Tanpa Jiwa, Tanpa Hati
  146. Mencintaimu, Sesulit Itu.
  147. Kepada Tuan yang Tidak Sempurna
  148. Tik.
  149. [Review Buku] I Remember You – Stephanie Zen
  150. [Review Novel] Memori – Windry Ramadhina
  151. [Review Buku] Manga Gals – Mihona Fuji
  152. #NulisRandom2015 – 2
  153. #NulisRandom2015 – 1
  154. Confident – Demi Lovato
  155. [Review Film] Maze Runner: The Scorch Trials
  156. [Review Buku] Unplanned Love – Jenny Thalia Faurine
  157. What Does Traveling Means to Me?
  158. Something that Comes in My Mind
  159. Tentang Pindah dan Rasa Kehilangan
  160. [Review Film] Catatan Akhir Kuliah The Movie
  161. Sail Tomini 2015
  162. Buku dan Passion
  163. Desa Pondok Kelapa, Memperingati KKN Dua Tahun yang Lalu
  164. Pergi
  165. [Review Buku] Sunshine Becomes You – Ilana Tan
  166. Diam
  167. [Review Buku] Imaji Terindah – Sitta Karina
  168. [Review Buku] Lukisan Hujan (Edisi Lama) – Sitta Karina
  169. [Review Buku] Even If It Kills Me Diet Abis-abisan – Dorothy Joan Harris
  170. [Review Buku] Kencana – Sitta Karina
  171. [Review Buku] Koala Kumal – Raditya Dika
  172. Daftar Buku yang Telah Dibaca (Selalu Update)
  173. Aku Terjaga
  174. Aku Meragu
  175. Hujan Malam Ini.
  176. [Review Buku] Dirty Little Secret – AliaZalea
  177. Warrior – Demi Lovato
  178. Running Man di Indonesia! Asian Dream Cup 2014!
  179. [Review Buku] SeoulVivor – Lia Indra Andriana & Tatz
  180. Perbaikan Tugas 2 E-Commerce – Artikel If-Else
  181. Tugas 4 Ecommerce – Artikel Pemrograman Intenet dan E-commerce
  182. Tugas 4 Ecommerce – Pengalaman di Teknik Informatika Universitas Bengkulu
  183. Google Removes .CO.CC Subdomains Over Phishing, Spam Concerns
  184. Secrets in the Keyboard Shift Key Functions
  185. The Risk of Working in the IT World
  186. About Pink Passport
  187. Portfolio
  188. IU 바다가 기억하는 얘기 (Memories of the Sea)
  189. #forlife Writing Project
  190. For The Love Of A Daughter
  191. Believe In Me – Demi Lovato
  192. I Miss You – Miley Cyrus
  193. Just For My Mom
  194. #dearpapa


 
Judul: Holland, One Fine Day in Leiden 
Penulis: Feba Sukmana 
Penerbit: Bukune 
Tahun Terbit: Cetakan pertama, November 2013 
Tebal: 292 Halaman 
ISBN: 978-602-200-116-8 
Rating: 3/5 

Sinopsis: 
Sejak menjejakkan kaki di Bandara Schiphol, Belanda, dan udara dingin menyambutnya, Kara tak lagi merasa asing. Mungkin, karena ia pun telah lama lupa dengan hangat. 

Belasan ribu kilometer dari orang-orang tercinta, ia berharap bisa bersembunyi. Dari masa lalu, luka, dan cinta. Nyatanya, semua itu harus ia temukan lagi, dalam kotak tua yang teronggok di sudut kamarnya. Kini, Kara tahu: Ibu yang pergi, Kara yang mencari. Tak ada lagi waktu untuk cinta. 

Namun, kala senja membingkai Leiden dengan jingga yang memerah, Kara masih ingat bisik manis laki-laki bermata pirus itu, “Ik vind je leuk” — aku suka kamu. Juga kecup hangatnya. Rasa takut mengepung Kara, takut jatuh cinta kepada seseorang yang akhirnya akan pergi begitu saja. Dan, meninggalkan perih yang tak tersembuhkan waktu. Seperti Ibu. 

Aku tak berada di sini untuk jatuh cinta, ulangnya dalam hati, mengingatkan diri sendiri. 

Di sudut-sudut kota Leiden, Den Haag, Rotterdam, dan Amsterdam yang menyuguhkan banyak cerita, Kara mempertanyakan masa lalu, harapan, masa depan, juga cinta. Ke manakah ia melangkah, sementara rintik hujan merinai di kanal-kanal dan menghujam di jantung kota-kota Negeri Kincir Angin yang memesona? 

Alles komt goed—Semua akan baik-baik saja, Kara.

—————————————————————————————————————————
 
Dari empat belas judul dari seri Setiap Tempat Punya Cerita (STPC) yang berhasil aku kumpulkan dalam waktu beberapa bulan, Holland menjadi judul pertama yang aku selesaikan. Udah lama sih tahu tentang seri ini, tapi emang belakangan ini pengen punya lengkap.

So, what do I think about this novel? Check this review, please… ^^

 
Ini kisah tentang Kara. Segala hal yang berbau Belanda sudah akrab baginya sejak kecil. Yangkungnya lah yang selama ini mengenalkannya. Kara dibesarkan oleh kedua kakek dan neneknya, atau yang biasa dipanggilnya Yangkung dan Yangti, di Jogja.

Selepas kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Kara mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya di Public International Law di Universiteit Leiden, Belanda.

Mengambil setting di beberapa kota di Holland, Kara memulai hidup barunya justru setelah ia berada jauh dari orang-orang tersayangnya. Ia bertemu Rein, pria tampan yang secara tidak sengaja bertemu dengan Kara. Di kota Leiden semuanya bermula. 

Kesendirian dan kesepian yang selama ini hadir kian menghantui hidupnya. Ada ruang kosong dalam hatinya yang belum terjamah, pun dengan Yangkung yang selama ini begitu dekat. Juga dengan Yangti yang memiliki hubungan kompleks dengan Kara. Lalu pertanyaan-pertanyaan akan asal-usul hidupnya. Juga tentang cinta.

Lalu apa yang akan terjadi pada Kara?

Kenapa aku memilih membaca Holland duluan?

Jawabannya simpel, karena aku suka sama Negeri Van Oranje >.< Padahal yang selama ini jadi kota destinasi impian adalah Tokyo dan segala hiruk pikuknya. Tapi yasudahlah, aku baca Holland awalnya karena satu alasan sederhana itu hehe.

Dan apakah novel ini mampu memenuhi ekspektasiku?

Kara digambarkan sebagai wanita yang penuh dengan kekhawatiran. Ketakutan. Ia seringkali merasa insecure akan dirinya sendiri juga dengan orang lain. Kak Feba mampu bercerita dengan apik. Kadangkala aku merasa Kara adalah diriku sendiri, dengan sepi yang sering menghampiri.

Tidak mudah memang untuk tumbuh tanpa seorang Ibu. Aku sendiri mengalaminya, walaupun memang kisah hidupku tidaklah setragis Kara. Akan selalu ada ruang kosong itu. Kesendirian, kesepian, perasaan ditinggalkan. Karena itulah Kara berbeda. Ia rapuh digerogoti sunyi. Ketakutan-ketakutan itu akan kembali muncul saat Kara dihadapkan kembali dengan pertanyaannya bertahun-tahun: ibunya.

Untuk penggambaran setting sendiri sudah disampaikan dengan baik. Detail-detail kecil ini juga diberikan untuk menambah pemahaman kita akan Belanda. Dengan ciri khas novel STPC, yaitu ilustrasi-ilustrasi cantik menghiasi sepanjang novel, mampu menghidupkan suasana Belanda.

Dari novel ini aku belajar banyak dari informasi-informasi yang disampaikan. Selipan kosakata Belanda dan sejarah Belanda-Indonesia juga diberikan di novel ini. Karena negeri kita memang mau tidak mau berhubungan erat dengan Belanda. Belanda dengan semua keunikannya. Tentang tradisinya. Tentang warna oranye yang menjadi ciri khasnya.

Untuk typo, aku mendapati ada beberapa kesalahan penulisan minor. Tapi ah ya sudahlah, tidak terlalu mengganggu kok. Aku masih bisa menikmati novel ini, dan sejujurnya udah lupa di mana saja letak kesalahan tersebut hehe XP

Lalu, kalau aku memang menyukai novel ini, kenapa cuma ngasih rating tiga bintang? Kenapa bukan empat atau lima sekalian?

Oke, memang kisah Kara diceritakan dengan apik. Tapi aku merasa tidak ada kejutan yang berarti. Novel ini datar, flat. Kisah Kara dan Rein juga hanya mengisi beberapa bagian saja dari novel ini. Begitu juga penyelesaian kisah Kara dan ibunya. Tiba-tiba saja selesai, tanpa masalah yang berarti.

Aku juga suka dengan penjabaran kisah Kara-Rein. Aku suka dengan interaksi mereka yang manis. Dengain Rein yang bukanlah sosok sempurna. Namun seperti aku bilang sebelumnya, cerita Kara dan Rein seperti tidak ada kejutan di dalamnya. Kisah mereka memang manis, aku tidak bisa memungkiri. Tapi menurutku terlalu singkat, seperti hanya diceritakan sekedarnya.

Sayangnya, makin dewasa kita makin kehilangan kemampuan untuk berbahagia dengan sederhana.

Karena ternyata manusia butuh lupa untuk menghapus luka.

Jika kau merawat amarah dalam dirimu, waktu akan membuatmu lupa. Kau tidak akan ingat lagi penyebab awal yang membuatmu marah. Yang tersisa hanya gumpalan emosi yang tak terjelaskan dan kekakuan untuk memulai kembali.


Holland menjadi kisah yang cukup manis. Aku berikan tiga bintang untuk Holland… ^^



Tags:
Lulus dari Teknik Informatika, namun tidak bisa lepas dari novel dan sastra. Menulis tentang traveling, review buku, review film, coret-coretan pribadi, jurnal absurd, serta hal-hal random.

Related Article

0 Comments

Leave a Comment

error: Content is protected !!