1. Sentuhan Cinta Ibu dan Tempra, Sembuhkan Anak dari Sakit
  2. Terbang dengan Pesawat Sriwijaya Air dan Nikmati Pesona Lain dari Danau Toba
  3. My 2018 Resolution: Tahun Baru, Semangat Baru bersama Theragran-M
  4. [Review Novel] Angel in the Rain – Windry Ramadhina
  5. DIY Origami Pembatas Buku
  6. Madu Vitabumin Penjaga Daya Tahan Tubuh Anak, Ada di Mana-mana
  7. Voucher Diskon Bukalapak bisa Dimanfaatkan oleh Siapa Saja
  8. Tips Belanja Hemat ala Perempuan Cermat
  9. Padu Padan Boots untuk Muslimah ala Dian Pelangi
  10. Berkaca pada Usia, Apa yang Pemuda Berikan untuk Negara?
  11. Kenapa Menulis di Blog?
  12. Cinta dan Muara Kehidupan
  13. Jatuh Cinta pada Dunia Fana yang Melenakan
  14. Cara Allah Menegur Kita
  15. O’Chicken, Organik Fried Chicken Halal yang Bikin Ketagihan
  16. Resep Simpel Anti Telat Masuk Kantor Ala Salimah Food
  17. Jeruk Kalamansi, Sang Produk Unggulan Bengkulu
  18. Perilaku Mengedepankan Gengsi
  19. Solusi Nabung Untung dengan SOBATKU
  20. Ingin Buka Bisnis? Yuk Pelajari Dulu Resikonya!
  21. Realita Kids Zaman Now, Ada Apa?
  22. Liburan ke Luar Kota, Mengapa dijadikan Liburan Impian?
  23. Kopi Gading Cempaka, Oleh-Oleh Khas Bengkulu
  24. Asuransi Jiwa, Seberapa Penting?
  25. Tentang Poligami, Siapkah jika Suami Menikah Lagi?
  26. Menelusuri Warisan Sejarah di Bengkulu
  27. Kemerdekaan dan Kebebasan Berpendapat
  28. Layanan AC Terlengkap di Central Elektro Bengkulu
  29. Yuk ke Pulau Tikus bareng Koperasi Jasa Sapta Pesona Wisata!
  30. Happy Birthday, Blogger Bengkulu!
  31. Kenapa dari Domain Gratis Berubah menjadi Domain Berbayar?
  32. Disclosure
  33. Kita Tidak Tahu…
  34. Menari di Bawah Hujan
  35. [Asean Trip 2016] We’re Going to Siem Reap Cambodia!
  36. [Asean Trip 2016] Catch up di KLIA 2 Kuala Lumpur Malaysia
  37. [Asean Trip 2016] Akhirnya Resmi Jadi Anak Ilang Lagi! Welcome to Kuala Lumpur Malaysia!
  38. Sitemap
  39. Hey, I Miss You. I Just Can’t Tell You.
  40. Mai Kuraki – Koi ni Koishite
  41. Mai Kuraki – Secret of My Heart
  42. [Review Film] Melbourne: Rewind The Movie
  43. Nanowrimo Challenge, Day 1
  44. Tentang Cerita Sederhana
  45. Dari Anakmu yang Selalu Rindu
  46. Kenapa Harus Pergi?
  47. Rindu Itu Nyata
  48. Belajar Memahami Karakter Orang Lain
  49. Kepada Rindu yang Membelenggu
  50. [Review Buku] Purple Eyes – Prisca Primasari
  51. Izinkan Aku
  52. Bisakah Kita Kembali ke Masa Lalu?
  53. [Review Buku] All You Need is Love – Fakhrisina Amalia
  54. Anda Tidak Dijamin Masuk Surga Hanya Karena Anggapan Anda Atas Orang Lain
  55. [Review Buku] Heartling – Indah Hanaco
  56. Jika Nantinya Jarak itu Tiba
  57. Seandainya, Suatu Saat Nanti
  58. Merindu Langit Biru
  59. Aku Pernah Jatuh Cinta
  60. Menghitung Rindu
  61. Ada
  62. [Review Buku] Friends Don’t Kiss – Syafrina Siregar
  63. Kepada Tuan yang Tidak Sempurna #2
  64. [Review Buku] Not A Perfect Wedding – Asri Tahir
  65. Tentang Rindu
  66. [Review Buku] 11 Jejak Cinta Kumpulan Cerpen Teenlit
  67. Kamu (Jangan Pernah) Kembali
  68. [Review Buku] Holland, One Fine Day in Leiden – Feba Sukmana
  69. Like Rain, I Fell for You
  70. [Review Film] TV Movie Radio Rebel
  71. Hati Ini – Nabilah JKT48 (OST. Sunshine Becomes You)
  72. [Review Film] Sunshine Becomes You The Movie
  73. [Review Buku] Sincerely Yours – Tia Widiana
  74. [Review Film] Negeri Van Oranje The Movie
  75. [Review Buku] Promises, Promises – Dahlian
  76. [Review Film] Single – Raditya Dika
  77. [Review Buku] Negeri Van Oranje – Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Nisa Riyadi, Rizki Pandu Permana
  78. [Review Buku] Baby Proposal – Dahlian dan Gielda Latifa
  79. Note to Myself
  80. (Bukan Ucapan) Selamat Hari Ibu, Ibu
  81. Super Random Post
  82. Kangen
  83. [Review Buku] Travel in Love – Diego Christian
  84. Semua Hal Terjadi Karena Sebuah Alasan
  85. Hanya Raga Tanpa Jiwa, Tanpa Hati
  86. Mencintaimu, Sesulit Itu.
  87. Kepada Tuan yang Tidak Sempurna
  88. Tik.
  89. [Review Buku] I Remember You – Stephanie Zen
  90. [Review Novel] Memori – Windry Ramadhina
  91. [Review Buku] Manga Gals – Mihona Fuji
  92. #NulisRandom2015 – 2
  93. #NulisRandom2015 – 1
  94. Confident – Demi Lovato
  95. [Review Film] Maze Runner: The Scorch Trials
  96. [Review Buku] Unplanned Love – Jenny Thalia Faurine
  97. What Does Traveling Means to Me?
  98. Something that Comes in My Mind
  99. Tentang Pindah dan Rasa Kehilangan
  100. [Review Film] Catatan Akhir Kuliah The Movie
  101. Sail Tomini 2015
  102. Buku dan Passion
  103. Desa Pondok Kelapa, Memperingati KKN Dua Tahun yang Lalu
  104. Pergi
  105. [Review Buku] Sunshine Becomes You – Ilana Tan
  106. Diam
  107. [Review Buku] Imaji Terindah – Sitta Karina
  108. [Review Buku] Lukisan Hujan (Edisi Lama) – Sitta Karina
  109. [Review Buku] Even If It Kills Me Diet Abis-abisan – Dorothy Joan Harris
  110. [Review Buku] Kencana – Sitta Karina
  111. [Review Buku] Koala Kumal – Raditya Dika
  112. Daftar Buku yang Telah Dibaca (Selalu Update)
  113. Aku Terjaga
  114. Aku Meragu
  115. Hujan Malam Ini.
  116. [Review Buku] Dirty Little Secret – AliaZalea
  117. Warrior – Demi Lovato
  118. Running Man di Indonesia! Asian Dream Cup 2014!
  119. [Review Buku] SeoulVivor – Lia Indra Andriana & Tatz
  120. Perbaikan Tugas 2 E-Commerce – Artikel If-Else
  121. Tugas 4 Ecommerce – Artikel Pemrograman Intenet dan E-commerce
  122. Tugas 4 Ecommerce – Pengalaman di Teknik Informatika Universitas Bengkulu
  123. Google Removes .CO.CC Subdomains Over Phishing, Spam Concerns
  124. Secrets in the Keyboard Shift Key Functions
  125. The Risk of Working in the IT World
  126. About Me
  127. Portfolio
  128. IU 바다가 기억하는 얘기 (Memories of the Sea)
  129. #forlife Writing Project
  130. For The Love Of A Daughter
  131. Believe In Me – Demi Lovato
  132. I Miss You – Miley Cyrus
  133. Just For My Mom
  134. #dearpapa

Sejujurnya, waktu ditawarin nulis soal tema ini sama mak-mak KEB yang lain, aku keder duluan. Untukku yang tulisannya belum seberapa ini, ini tema yang berat. Apalagi mak-mak anggota kelompoknya udah nikah semua, kecuali aku. Bahkan riset berhari-hari pun masih ragu sebenernya.

Akhirnya tadi malam aku memutuskan untuk survei kecil-kecilan ke beberapa kalangan. Mulai dari yang jelas pro poligami, yang netral, sampai yang terang-terangan menolak. Mulai dari anak SMA hingga yang udah agak berumur, dari sudut pandang laki-laki dan perempuan. Iya, seniat itu. Demi mendapatkan pendapat orang banyak. Dan ya ngedapetin banyak jawaban, yang frontal ngomongnya pun ada. Bahkan ada yang ngajakin diskusi tapi tunggu bisa ketemu tahun depan. Ya udah basi lah hahaha kan deadlinenya tanggal 20 September. Ini aja udah lewat deadline duh >.<

Poligami [po.li.ga.mi]

n. sistem perkawinan yang membolehkan seseorang memiliki istri atau suami lebih dari satu orang [Kamus Besar Bahasa Indonesia V]

Dalam Islam, seorang laki-laki diizinkan untuk beristri hingga empat orang dalam waktu bersamaan. Jika lebih dari itu maka diharamkan. Dan selalu akan ada pro dan kontra di balik poligami. Kenapa? Karena menurut pandangan awam, poligami merugikan pihak perempuan.

Firman Allah subhanahu wa taala:

Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu menikahinya), maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.(QS. An Nisaa: 3)

Seorang suami diperbolehkan untuk menikah lagi, bahkan tanpa persetujuan istri. Tapi, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi jika seorang suami ingin berpoligami tentunya, antara lain mampu berbuat adil; aman dari lalai beribadah kepada Allah; mampu menjaga para istrinya; dan mampu memberi nafkah lahir.

Adil di sini memiliki makna yang sangat luas. Ada banyak aspek yang harus dipenuhi untuk dapat berlaku adil. Poligami yang diperbolehkan ini seperti yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah, yang bagaimana sih?

Baca tulisan mak Aya mengenai poligami ala Rasulullah: Ada Apa dengan Poligami?

Disclaimer: dalam tulisan ini, aku tidak akan menentang pihak-pihak yang menyetujui bahkan menerapkan konsep poligami dalam kehidupan. Aku juga tidak mengatakan yang kontra poligamilah yang benar. Karena bisa dibilang, pengetahuan agamaku masih sangat kurang. Di sini, aku hanya menuliskan pendapatku saja, dengan pembahasan yang tidak terlalu berat.

Catatan mengenai poligami pada surat an-nisa ayat 3

Sumber gambar: slideshare

Okay, back to topic.

Baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan sebuah aplikasi android yang seolah menggampangkan poligami. Pada aplikasi ini, semua orang bisa mendaftar, laki-laki, perempuan, sudah menikah ataupun belum. Sudah cukup banyak orang yang mendownload aplikasi ini, menandakan banyak yang ingin mencari tahu lebih lanjut tentangnya.

Tapi apakah benar aplikasi ini berguna?

Dari beberapa referensi yang aku baca, ada yang malah menyalahgunakannya untuk sex chat. Yang karena banyak alasan malah menjadikan aplikasi ini malah menjurus ke selingkuh yang dihalalkan, cuma untuk sekedar have fun. Lantas apa bedanya dengan aplikasi cari jodoh biasa? Kenalan, suka, jalan. Apa aplikasi ini hanyalah sebuah aplikasi cari jodoh berbalutkan nafas agama, agar laris di masyarakat?

Wallahualam.

Pendapat sehubungan masalah poligami

Sumber gambar: slideshare

Dari survei kecil-kecilan yang telah aku simpulkan, kebanyakan laki-laki yang diberi pertanyaan, “Apakah berniat untuk poligami?” Maka jawabannya adalah:

Sebagai laki-laki pasti maulah untuk poligami. Siapa sih yang tidak menginginkan beristri lebih dari satu?

Tapi masalahnya kembali lagi kepada pribadi masing-masing. Ada yang menyanggupi, ada yang netral, dan ada yang jelas kalo bisa tidak berniat poligami. Cukup satu istri saja katanya.

Tidak bisa dipungkiri, laki-laki dan perempuan memiliki sudut pandang yang berbeda, cara berpikirnya pun berbeda.

Seks menempati bagian yang terbesar pada otak laki-laki, sehingga cenderung berorientasi pada fisik. Laki-laki tidak mudah mengemukakan perasaannya. Sedangkan pada otak perempuan, bagian seks ini tidak sebesar wilayah pada otak laki-laki, sehingga perempuan cenderung berorientasi pada relasional, cenderung menggunakan perasaan. Perempuan juga cenderung empatik, lebih sensitif, dan lebih peka.

Jika seorang laki-laki ingin menikah lagi, bisakah mereka memenuhi syarat-syarat seperti yang disebutkan di atas?

Kita kembalikan dengan fungsi pernikahan itu sendiri. Untuk apa sih Islam menganjurkan kita untuk segera menikah? Tidak hanya menghindarkan dari berbuat maksiat tentu saja.

Masalahnya adalah, pada masyarakat kita, kebanyakan yang melakukan poligami bukanlah didasari seperti alasan rasulullah untuk menikah lagi. Dikarenakan hawa nafsu untuk memiliki seorang istri yang lebih cantik, lebih bahenol, dan juga maaf, lebih bisa memuaskan suaminya.

Lantas, bagaimana jika alasan suami ingin menikah lagi adalah istrinya tidak bisa memberikan anak?

Nah, ini pertanyaan menohok yang bikin orang-orang berpikir agak lama saat aku tanyai. Bahkan alasan Bung Karno meminta izin menikahi Fatimah pada Ibu Inggit, adalah masalah anak yang belum bisa diberikan oleh Ibu Inggit sebagai istri pertama. Ada juga orang-orang yang aku kenal pribadi, yang memutuskan untuk setia pada pasangannya walaupun tidak juga diberikan keturunan. Jadi, apa jawaban orang-orang ini?

Nantilah, kita liat aja nanti. Belum kepikir kayanya. Ada juga yang menjawab untuk tetap setia.

Terhadap perempuan yang lebih mengedepankan emosi dan perasaan pun aku mengajukan pertanyaan yang sama. Bagaimana jika suami berniat berpoligami? Dan kebanyakan jawabannya adalah:

Lihat dulu, siapa perempuan yang akan dijadikan istri kedua itu. Apakah memang dengan niat tulus membantu ataukah hanya karena hawa nafsu. Sebenarnya ga rela kalo dimadu dan kalo bisa harapannya cuma beristri satu. Tapi mau bagaimana lagi, Rasulullah pun poligami dengan beberapa alasan tertentu.

Dan pertanyaan paling sensitif buat perempuan lah ya, gimana kalo ga bisa punya anak dan suami minta izin menikah kembali?

Ga ada yang mau jawab dan memilih untuk menghindari pertanyaan ini >.<

Sebagai sesama perempuan, setujukah mak-mak sekalian pada poligami? Siapkah jika suami meminta izin untuk menikah lagi?

Kalo aku sih, sejujurnya ga rela. Perempuan mana sih yang mau diduakan? Toh syarat agar suami bisa berlaku adil juga udah berat. Sangatlah susah bisa berlaku adil. Kita sesama perempuan juga lebih ngertilah gimana perasaan perempuan lain yang mungkin harus menahan diri dan merelakan suaminya menikah lagi. Pasti ada sakit yang tdak terucapkan. Tapi untuk nikah aja aku belum siap, apalagi dipoligami XP.

Sharing pendapat kita semua tentang poligami yuk di komentar.. ^^

Dituliskan untuk #KEBloggingCollab kelompok Najwa Shihab, untuk menjawab tulisan trigger mak Aya di web emak2blogger.

Baca Juga: Menelusuri Warisan Sejarah di Bengkulu

Tags:

Lulus dari Teknik Informatika, namun tidak bisa lepas dari novel dan sastra.
Menulis tentang traveling, review buku, review film, coret-coretan pribadi, jurnal absurd, serta hal-hal random.

Related Article

74 Comments

Fillyawie 21/09/2017 at 12:48

Aplikasi poligami yang katanya sedang under construction ini, kayak apa coba bentuknya. Tadinya mau saya bahas juga, tapi nggak jadi ahh nanti kesenengan diiklanin kita yaa.
Poligami ini perkara berat memang, saking beratnya kita semua hampir pada last minute dan telat posting tulisan ini wkwkwk.

    Anindita Ayu Prastiwi 21/09/2017 at 13:06

    Makanya aku ga sebut namanya mak, males banget ntar dia tambah terkenal hahaha. Iya mak, berat banget. Bikin stuck ga tau mau nulis apa berhari-hari hahaha

Sumayyah Tsabitah 21/09/2017 at 13:26

Apahhh ada applikasi untuk poligami? Baru tau akuuu.. Report ahhh wkkwkwkw

    Anindita Ayu Prastiwi 21/09/2017 at 13:30

    Iya ada mak.. Ngeri sebenernya, dan males nyebut langsung nama aplikasinya di sini >.<

Alfu laila 21/09/2017 at 14:39

Aplikasi itu bener2 bikin saya gondok, mak.. Saya yakin akan lebih banyak mendatangkan Mudharat daripada manfaat.. Yakin bgt!

    Anindita Ayu Prastiwi 21/09/2017 at 14:59

    Iya mak.. Udah pastilah. Semoga kita ga didekatkan sama orang-orang yang make aplikasi itu..

Alabama 21/09/2017 at 15:25

Wah ada aplikasiny jga yh poligami? Wedan :v

    Anindita Ayu Prastiwi 21/09/2017 at 15:30

    Ada kak, perkembangan zaman kadang bikin ngeri ya emang..

Puspita Yudaningrum 21/09/2017 at 16:47

Ada aplikasi poligami? Gila! Kyak gak ada aplikasi lain yg berfaedah Dan bermanfaat utk orang banyak aja deh. Ngapain juga Coba buat aplikasi yg gak berfaedah sama sekalii 😑

    Anindita Ayu Prastiwi 21/09/2017 at 17:05

    Ada.. Coba aja cari.. Menurutku juga ga bermanfaat sih. Ngeliat reviewnya aku jadi kesel sendiri hahaha

Ilham Sadli 21/09/2017 at 17:00

bahas poligami mah gak bakalan ada habisnya, tapi seadil-adilnya seorang suami tidak akan bisa adil 50-50… akan ada yang dominan pasti walaupun hanya 0.05%

    Anindita Ayu Prastiwi 21/09/2017 at 17:03

    Nah, itu yang berat kak. Menjamin bisa adil. Jadi ya, kembali ke pribadi masing-masinglah ya. Kalo emang ga bisa adil, yaudah monogami aja.. ^^

Ambar Pravita 21/09/2017 at 17:19

Duhhh,, bahasan kamu nak.. Semoga setelah bikin tulisan ini bisa segera siap nikah.. Wwkwkwkwk
Btw, siapa yg ngajak diskusi tahun depan? Salah seorang dari mereka kah? Ciiieee di ajak ketemuan.. 😛

    Anindita Ayu Prastiwi 21/09/2017 at 17:38

    Aduh, ini nih yang ditakutin. Ujung-ujungnya disuruh cepet-cepet nikah hahaha. Ada deh, silakan tebak XP

Nadzan Affi 21/09/2017 at 18:34

Ada yang bilang poligami itu sunnah dalam agama, tapi kalau dipikir lagi, bukankah hal itu juga bisa menghancurkan sang istri, jadi lebih baik emang setia sama satu hati.

    Anindita Ayu Prastiwi 21/09/2017 at 18:41

    Itu bisa jadi kak. Ya kalo bisa sih ga usah poligami, kecuali keadaan tidak memungkinkan.

Aswinda Utari 21/09/2017 at 19:21

Aku baru tau deh ad aplikasi poligami.. Macam2 aja ya.. Hihi..
Amit2 deh kalo sampe booming poligami gegara aplikasi itu.. 😂

    Anindita Ayu Prastiwi 21/09/2017 at 19:32

    Ada mbak.. Iya aneh emang, perkembangan zaman ini. Jangan sampai deh >.<

:v 21/09/2017 at 20:38

jajaja :V

    Anindita Ayu Prastiwi 21/09/2017 at 21:01

    Jangan bilang kalo ini Deki. Marah Lisa gek Dek, wkwk

nurulrahma 22/09/2017 at 08:23

Tema poligami ini pasti ruameee lah. Traffic booster juga di blog haha.
Kalo aku sih, terserah masing2 org ya. Intinya, poligami itu ibarat pintu darurat di pesawat

    Anindita Ayu Prastiwi 22/09/2017 at 08:36

    Hahaha iya mbak. Pasti banyak pro dan kontra lah. Pintu darurat berarti jangan sampe dipake sebelum ada kejadian emergency ya mbak ^^

Ahmad Kumaedi 22/09/2017 at 13:55

Poligami? Menurutku ini adalah mengikuti tuntunan Rosulullah, namun harus di pikirkan matang-matang dan di bicarakan dg istri dulu, karena keutuhan rumah tangga yang paling penting. 😀

    Anindita Ayu Prastiwi 22/09/2017 at 17:08

    Kalo mengikuti tuntunan Rasulullah ya udah pasti kak. Terus misalnya ternyata suaminya nikah lagi tanpa persetujuan istri, gimana nih kak?

Mira Kaizen 22/09/2017 at 14:21

Keren kak artikelnya, klo bahas pologami buibu pada ramai ya. Haha

    Anindita Ayu Prastiwi 22/09/2017 at 17:08

    Iya mbak, rame hihihi.

Idah Ceris 22/09/2017 at 14:46

Jadi, kapan nikah? Hahaha. Kebanyakan pasti memilih untuk setia dan hidup bareng sampai akhir khayaat. uuwh

    Anindita Ayu Prastiwi 22/09/2017 at 17:11

    Nah, ini pertanyaan yang dihindari abis nulis tema berat gini mak. Ditanyain kapan nikah haha. Kebanyakan iya mbak, semoga aja >.<

Nur Azizah 22/09/2017 at 15:58

Koq ada aplikasi poligami segala.. baru tahu aku

    Anindita Ayu Prastiwi 22/09/2017 at 17:10

    Iya ada kok. Aku juga ga abis pikir

Farida 22/09/2017 at 16:49

Hmm.. Kalau ternyata dilamar jadi madu gimana? Eaa.. Makin memperumit masalah saya.
Kabuurrr…

    Anindita Ayu Prastiwi 22/09/2017 at 17:09

    Telusuri dulu latar belakangnya yang melamar kalo gitu mbak.. Jangan asal iya aja, hihi

Zefy 23/09/2017 at 09:36

Sebagai seorang perempuan dan seorang isteri aku ga mau dimadu, no matter why, just it.

    Anindita Ayu Prastiwi 23/09/2017 at 11:29

    Hahaha iya mbak. Semoga kita dijauhkan dari poligami ya mbak >.<

Relinda Puspita 24/09/2017 at 13:52

Berapa lama, Nin, risetnya, nulis ini? ☺

    Anindita Ayu Prastiwi 26/09/2017 at 06:18

    Lama mbak, ada kali sekitar dua minggu, hihi. Ga pede awalnya nulis ini >.<

Desy Jayanti 25/09/2017 at 09:30

Kalau aku sih mbak, sekarang gak mau dipoligami. Tapi bila suatu saat aku tak lagi bisa melakukan kewajibanku sebagai seorang istri, misal aku sakit parah koma dll dan ga ada yang bisa merawat anak-anakku dan suamiku, aku insya Allah bolehkan sepanjang suamiku tetap menyayangi dan merawatku dengan baik.

    Anindita Ayu Prastiwi 26/09/2017 at 06:19

    Makasih buat sharingnya mbak.. ^^

mbak avy 01/10/2017 at 07:48

membahas poligami mmg tdk akan ada habisnya
krn masing2 org mempunyai sudut pandang sendiri

    Anindita Ayu Prastiwi 01/10/2017 at 08:29

    Bener banget mbak.. ^^

Ida Tahmidah 02/10/2017 at 13:39

Hihi… memang benar sih ngebahas ini mah ga akan ada habisnya… 🙂

    Anindita Ayu Prastiwi 02/10/2017 at 13:47

    Hihihi bener mbak.. Selalu ada pembahasan lebih lanjut mengenai poligami ya.. ^^

Ica Annajmi 03/10/2017 at 11:02

Aku masih single dan gedeg juga sama aplikasi poligami ini. Temenku ada yg iseng nyoba install aplikasinya dan seolah jadi ajang ‘sexual chat’ gitu. Mengenai poligaminya sendiri, diluar dari alasan tidak memiliki anak atau apalah, aku kok ya kayanya tim yg berat untuk dipoligami dan ga rela. 🙁

    Anindita Ayu Prastiwi 03/10/2017 at 11:46

    Ih emang parah itu aplikasinya ya, bacanya aja udah kesel sendiri aku mbak >.< Yang jelas, pasti panjang banget pembahasan soal poligami ya mbak.. ^^

Nelly 03/10/2017 at 12:14

aku baru tau ternyata ada aplikasi gituan. Ckckck.. jadi agak gimana gitu ya Mbak.. Huff… aku sendiri juga gak begitu setuju sih kalo soal poligami.

    Anindita Ayu Prastiwi 03/10/2017 at 12:44

    Iya mbak, huhu >.<

    Anindita Ayu Prastiwi 04/10/2017 at 05:11

    Ada mbak, dan emang bikin miris… ^^

Nova DW 03/10/2017 at 15:21

Bila ada pertanyaan ditujukan padaku : siapkah dipoligami? Tegas kujawab : tidak! Biarlah dinilai apapun. Aku lebih memilih hidup sendiri saja. Allah akan menjagaku.

    Anindita Ayu Prastiwi 03/10/2017 at 15:28

    Berat emang ya kak memutuskan mau dipoligami atau tidak.. Makasih sharingnya kak… ^^

    Anindita Ayu Prastiwi 04/10/2017 at 05:12

    Makasih sharingnya mbak.. ^^

Esther Ariesta-Rantanen 03/10/2017 at 19:32

Mau dipoligami atau tidak itu kan pilihan. Terlepas dari ketentuan bahwa hal itu diperbolehkan atau tidak oleh keyakinan masing-masing. Follow your heart, if your heart says no, please don’t accept that. Seorang perempuan modern yang memiliki pendidikan dan pendapatan yang jauh lebih tinggi dari suami pasti tidak akan mau diduakan. Men are like fishes in the pond, selalu ada pilihan kedua kok ladies.

    Anindita Ayu Prastiwi 04/10/2017 at 05:14

    Hihihi iya makasih sharingnya mbak.. ^^

Dian Safitri 03/10/2017 at 20:09

Aku pernah memberikan ijin pada suami untuk menikah lagi bila aku masih terus gagal punya anak, Mbak. Suami marah-marah waktu aku habis bilang itu.
Tapi baru minggu lalu aku bilang lagi, sekarang aku ga sanggup kalau ternyata harus poligami. Suami sih senyum-senyum.
Tapi aku juga ga tahu masa depan akan seperti apa. Tapi kalau boleh aku berdoa, aku meminta sama Allah agar kami tetap bersama meski hanya berdua tanpa keturunan.

    Anindita Ayu Prastiwi 04/10/2017 at 05:15

    Amiiiiiiinnnnnn… Semoga Allah mengabulkan.. Makasih sharingnya mbak.. ^^

andyhardiyanti 03/10/2017 at 21:17

Saya sama suami beberapa kali iseng membahas ini. Dan tetap dong, sayanya gak siap eh gak mau lebih tepatnya. Hahahahah. Ogah deh pokoknya.

    Anindita Ayu Prastiwi 04/10/2017 at 05:16

    Kayanya emang kebanyakan perempuan ga mau dipoligami mbak.. ^^

Ane Fariz 03/10/2017 at 21:22

Menurut saya itu sih aplikasi prostitusi terselubung. Karena sejak awal niatnya saja sdh tidak syar’i.

    Anindita Ayu Prastiwi 04/10/2017 at 05:16

    Niat awalnya udah ga baik ya mbak.. ^^

Tuty Queen 04/10/2017 at 01:32

Kalau aku dari awal nikah udah bahas ini, aku nggak mau ada poligami meskipun dalam agama dibolehkan jika berlaku adil tetap saja ogah 😀

    Anindita Ayu Prastiwi 04/10/2017 at 05:18

    Hihi makasih sharingnya mbak.. ^^

April Hamsa 04/10/2017 at 13:00

Aduh, ilmuku belum sampai untuk memahami kenapa laki2 poligami. Masih banyak sunnah2 yang lain hiks…

Btw poligami kesannya jadi negatif soalnya sepertinya kebanyakan zaman skrng poligami diawali dari perselingkuhan. Jarang yang emang niat tulus nolong janda, apalagi janda tua 🙁

    Anindita Ayu Prastiwi 05/10/2017 at 09:39

    Bener mbak, di zaman sekarang poligami bukan didasari hal-hal yang dicontohkan rasulullah soalnya.. ^^

Helena 05/10/2017 at 05:40

topik panas nih poligami. Aku ngobrolin ini dengan suami buat melihat sudut pandang dia bagaimana.

    Anindita Ayu Prastiwi 05/10/2017 at 09:36

    Haha iya nih mbak, topis panas yang pembahasannya ga abis-abis nih.. ^^

Noe 06/10/2017 at 13:10

Akuu ngga siap, heheh.

    Anindita Ayu Prastiwi 07/10/2017 at 15:28

    Hihihi makasih sharingnya mbak.. ^^

Fanny Fristhika Nila 09/10/2017 at 09:55

Hmmm, kalo aku ga deh mba. Mending pisah aja drpd hrs poligami.. Aku bersyukur suami termasuk yg menentang poligami sih. Dan dia tau di mana aku berdiri utk masalah begini. Jd kalo suatu saat mau nikah lg, lbh baik cerai dulu

    Anindita Ayu Prastiwi 17/10/2017 at 09:29

    Waah, makasih sharingnya mbak… ^^

Artha Amalia 14/10/2017 at 12:04

Nyesek kalau bayangin suami poligami. Dia dekat teman kerjanya ajah saya udah sewot, gimana kalau ada wanita lain yg ikut masuk dalam rumah tangga? Gak rela! Hanya yg berjiwa besar yg mampu melakoninya

    Anindita Ayu Prastiwi 18/10/2017 at 11:25

    Kebanyakan perempuan pasti ga mau dipoligami ya mbak. Makasih sharingnya… ^^

municipal 19/10/2017 at 11:36

I think this is among the most important information for me.
And i am glad reading your article. But should remark on few general things, The site style
is ideal, the articles is really great : D. Good job, cheers

    Anindita Ayu Prastiwi 20/10/2017 at 10:47

    Thank you for your time reading my article. Hope you can back again to my blog.. ^^

Leave a Comment

Anindita Ayu

Anindita Ayu

Stay Connected

Archives

Community

IBX5A274EC1167BB
error: Content is protected !!