1. Wisata Pantai Impian di Yogyakarta
  2. Mengulas Tentang Perbedaan Antara Jaket Kulit Wanita Asli dan Sintetis
  3. Membuka Usaha dengan Modal Hanya 5 Juta, Bisa!
  4. Sepuluh Tips agar Tetap Cantik Saat Traveling
  5. Wanginya Kehangatan Bunda dan Minyak Telon Quufy
  6. Zenfone 6 Murah Anda Lemot? Legakan Memori Internal dengan Cara Ini Agar Kinerja Bisa Semakin Maksimal!
  7. Gembira bersama Prudential dan AnDik Lapas Anak Tangerang
  8. Belajar secara Menyenangkan lewat Smartphone? Ruangguru aja!
  9. 60 Tahun Perjalanan Astra dan Kontribusi Sosial untuk Indonesia
  10. Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah secara Tepat dan Akurat
  11. Sentuhan Cinta Ibu dan Tempra, Sembuhkan Anak dari Sakit
  12. Terbang dengan Pesawat Sriwijaya Air dan Nikmati Pesona Lain dari Danau Toba
  13. My 2018 Resolution: Tahun Baru, Semangat Baru bersama Theragran-M
  14. [Review Novel] Angel in the Rain – Windry Ramadhina
  15. DIY Origami Pembatas Buku
  16. Madu Vitabumin Penjaga Daya Tahan Tubuh Anak, Ada di Mana-mana
  17. Voucher Diskon Bukalapak bisa Dimanfaatkan oleh Siapa Saja
  18. Tips Belanja Hemat ala Perempuan Cermat
  19. Padu Padan Boots untuk Muslimah ala Dian Pelangi
  20. Berkaca pada Usia, Apa yang Pemuda Berikan untuk Negara?
  21. Kenapa Menulis di Blog?
  22. Cinta dan Muara Kehidupan
  23. Jatuh Cinta pada Dunia Fana yang Melenakan
  24. Cara Allah Menegur Kita
  25. O’Chicken, Organik Fried Chicken Halal yang Bikin Ketagihan
  26. Resep Simpel Anti Telat Masuk Kantor Ala Salimah Food
  27. Jeruk Kalamansi, Sang Produk Unggulan Bengkulu
  28. Perilaku Mengedepankan Gengsi
  29. Solusi Nabung Untung dengan SOBATKU
  30. Ingin Buka Bisnis? Yuk Pelajari Dulu Resikonya!
  31. Realita Kids Zaman Now, Ada Apa?
  32. Liburan ke Luar Kota, Mengapa dijadikan Liburan Impian?
  33. Kopi Gading Cempaka, Oleh-Oleh Khas Bengkulu
  34. Asuransi Jiwa, Seberapa Penting?
  35. Tentang Poligami, Siapkah jika Suami Menikah Lagi?
  36. Menelusuri Warisan Sejarah di Bengkulu
  37. Kemerdekaan dan Kebebasan Berpendapat
  38. Layanan AC Terlengkap di Central Elektro Bengkulu
  39. Yuk ke Pulau Tikus bareng Koperasi Jasa Sapta Pesona Wisata!
  40. Happy Birthday, Blogger Bengkulu!
  41. Kenapa dari Domain Gratis Berubah menjadi Domain Berbayar?
  42. Disclosure
  43. Menari di Bawah Hujan
  44. [Asean Trip 2016] We’re Going to Siem Reap Cambodia!
  45. [Asean Trip 2016] Catch up di KLIA 2 Kuala Lumpur Malaysia
  46. [Asean Trip 2016] Akhirnya Resmi Jadi Anak Ilang Lagi! Welcome to Kuala Lumpur Malaysia!
  47. Sitemap
  48. Hey, I Miss You. I Just Can’t Tell You.
  49. Mai Kuraki – Koi ni Koishite
  50. Mai Kuraki – Secret of My Heart
  51. [Review Film] Melbourne: Rewind The Movie
  52. Nanowrimo Challenge, Day 1
  53. Tentang Cerita Sederhana
  54. Dari Anakmu yang Selalu Rindu
  55. Kenapa Harus Pergi?
  56. Rindu Itu Nyata
  57. Belajar Memahami Karakter Orang Lain
  58. Kepada Rindu yang Membelenggu
  59. [Review Buku] Purple Eyes – Prisca Primasari
  60. Izinkan Aku
  61. Bisakah Kita Kembali ke Masa Lalu?
  62. [Review Buku] All You Need is Love – Fakhrisina Amalia
  63. [Review Buku] Heartling – Indah Hanaco
  64. Jika Nantinya Jarak itu Tiba
  65. Seandainya, Suatu Saat Nanti
  66. Merindu Langit Biru
  67. Aku Pernah Jatuh Cinta
  68. Menghitung Rindu
  69. Ada
  70. [Review Buku] Friends Don’t Kiss – Syafrina Siregar
  71. Kepada Tuan yang Tidak Sempurna #2
  72. [Review Buku] Not A Perfect Wedding – Asri Tahir
  73. Tentang Rindu
  74. [Review Buku] 11 Jejak Cinta Kumpulan Cerpen Teenlit
  75. Kamu (Jangan Pernah) Kembali
  76. [Review Buku] Holland, One Fine Day in Leiden – Feba Sukmana
  77. Like Rain, I Fell for You
  78. [Review Film] TV Movie Radio Rebel
  79. Hati Ini – Nabilah JKT48 (OST. Sunshine Becomes You)
  80. [Review Film] Sunshine Becomes You The Movie
  81. [Review Buku] Sincerely Yours – Tia Widiana
  82. [Review Film] Negeri Van Oranje The Movie
  83. [Review Buku] Promises, Promises – Dahlian
  84. [Review Film] Single – Raditya Dika
  85. [Review Buku] Negeri Van Oranje – Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Nisa Riyadi, Rizki Pandu Permana
  86. [Review Buku] Baby Proposal – Dahlian dan Gielda Latifa
  87. Note to Myself
  88. (Bukan Ucapan) Selamat Hari Ibu, Ibu
  89. Super Random Post
  90. Kangen
  91. [Review Buku] Travel in Love – Diego Christian
  92. Semua Hal Terjadi Karena Sebuah Alasan
  93. Hanya Raga Tanpa Jiwa, Tanpa Hati
  94. Mencintaimu, Sesulit Itu.
  95. Kepada Tuan yang Tidak Sempurna
  96. Tik.
  97. [Review Buku] I Remember You – Stephanie Zen
  98. [Review Novel] Memori – Windry Ramadhina
  99. [Review Buku] Manga Gals – Mihona Fuji
  100. #NulisRandom2015 – 2
  101. #NulisRandom2015 – 1
  102. Confident – Demi Lovato
  103. [Review Film] Maze Runner: The Scorch Trials
  104. [Review Buku] Unplanned Love – Jenny Thalia Faurine
  105. What Does Traveling Means to Me?
  106. Something that Comes in My Mind
  107. Tentang Pindah dan Rasa Kehilangan
  108. [Review Film] Catatan Akhir Kuliah The Movie
  109. Sail Tomini 2015
  110. Buku dan Passion
  111. Desa Pondok Kelapa, Memperingati KKN Dua Tahun yang Lalu
  112. Pergi
  113. [Review Buku] Sunshine Becomes You – Ilana Tan
  114. Diam
  115. [Review Buku] Imaji Terindah – Sitta Karina
  116. [Review Buku] Lukisan Hujan (Edisi Lama) – Sitta Karina
  117. [Review Buku] Even If It Kills Me Diet Abis-abisan – Dorothy Joan Harris
  118. [Review Buku] Kencana – Sitta Karina
  119. [Review Buku] Koala Kumal – Raditya Dika
  120. Daftar Buku yang Telah Dibaca (Selalu Update)
  121. Aku Terjaga
  122. Aku Meragu
  123. Hujan Malam Ini.
  124. [Review Buku] Dirty Little Secret – AliaZalea
  125. Warrior – Demi Lovato
  126. Running Man di Indonesia! Asian Dream Cup 2014!
  127. [Review Buku] SeoulVivor – Lia Indra Andriana & Tatz
  128. Perbaikan Tugas 2 E-Commerce – Artikel If-Else
  129. Tugas 4 Ecommerce – Artikel Pemrograman Intenet dan E-commerce
  130. Tugas 4 Ecommerce – Pengalaman di Teknik Informatika Universitas Bengkulu
  131. Google Removes .CO.CC Subdomains Over Phishing, Spam Concerns
  132. Secrets in the Keyboard Shift Key Functions
  133. The Risk of Working in the IT World
  134. About Me
  135. Portfolio
  136. IU 바다가 기억하는 얘기 (Memories of the Sea)
  137. #forlife Writing Project
  138. For The Love Of A Daughter
  139. Believe In Me – Demi Lovato
  140. I Miss You – Miley Cyrus
  141. Just For My Mom
  142. #dearpapa
Perilaku Mengedepankan Gengsi

 

Sepertinya ada prinsip yang salah tertanam pada diri orang-orang.

Prinsip ini bernama ‘gengsi’.

“Eh, aku baru beli tas loh, harganya tujuh ratus ribu. Bagus kan ya? Tapi kredit nih lima kali bayar,” kata seorang teman.

Kenapa aku menganggap hal ini salah? Karena aku tahu dengan pasti, temanku itu gajinya sebulan tidak jauh dari harga tas yang ia beli tersebut, bahkan mungkin kurang. Prinsip yang ia anut adalah yang penting bisa bergaya, hutang tak jadi masalah. Tak jarang aku lihat, belum lagi ia melunasi barang-barang yang statusnya masih terhutang tersebut ia sudah mengutang kembali dan membeli barang lain. Lagi-lagi demi bisa dianggap high class.

“Kalo aku, minggu kemaren aku baru beli gamis baru. Harganya delapan ratus ribu. Bahan kainnya bagus sih, adem makenya. Tapi kok sekarang aku malah jadi menyesal beli gamis itu ya,” kata teman yang lain.

Seriously? Dengan uang segitu aku bisa beli tiket pesawat promo dari Jakarta – Singapura – Kuala Lumpur. Oke, memang ini menjurus banget deh ya, apa-apa dibandingkan dengan harga tiket. Tapi mengapa kamu bisa mengeluarkan uang sebanyak itu untuk membeli barang, kemudian kamu menyesal dan tidak mau memakainya?

Atau orang lain yang menghamburkan uang lebih dari dua ratus ribu rupiah hanya untuk sekadar mencicipi suatu makanan dan tidak menghabiskannya. Udah mahal-mahal beli makanan itu, eh malah dibuang.

Gengsi inilah yang mendorong orang-orang berperilaku konsumtif di luar kemampuan finansial mereka sendiri. Mereka dengan gampangnya membeli barang yang melebihi kapasitas dompet mereka hanya demi memuaskan gengsi. Agar mendapatkan pengakuan, bahwa si A kaya loh bajunya ganti-ganti dan model baru terus. Atau si B bajunya mahal-mahal loh, si C makannya selalu di restoran mewah nih.

Kembali lagi, sepertinya ada yang salah dengan hal ini.

Mengapa?

Karena kita bertindak di luar kemampuan kita. Kita menghamburkan uang bukan untuk memenuhi kebutuhan, melainkan memuaskan rasa gengsi. Seringnya tercipta perasaan senang jika orang lain mengganggap kita ini hebat, kaya, pintar, dan berkuasa hanya dari penampilan luar.

Padahal seharusnya tidak seperti itu.

Jika kita mampu membuang uang untuk membeli makanan mahal lalu membuangnya, kenapa tidak kita gunakan dana tersebut untuk memberi makan orang-orang yang kurang mampu?

Jika kita membeli barang mahal dan tidak menggunakannya, lantas mengapa tak terpikirkan oleh kita untuk membeli barang-barang kebutuhan anak-anak yatim di panti asuhan? Mengapa tidak kita sumbangkan kepada orang-orang yang membutuhkan?

Padahal kita tahu, masih banyak orang kelaparan di luar sana.

Padahal kita tahu, tidak semua orang mampu seperti kita.

Daripada kita mengedepankan gengsi, mengapa tidak kita coba bertindak seperti padi? Pepatah mengatakan jadilah seperti padi, makin berisi makin merunduk. Semakin banyak uang kita hasilkan, prestasi yang kita raih, keuangan yang semakin membaik, janganlah menjadikan kita semakin mendongak ke atas.

Janganlah lupa melihat ke bawah, masih banyak orang-orang bernasib lebih menyedihkan daripada kita. Banyak-banyaklah bersyukur dengan apa yang kita miliki. Rumput tetangga memang lebih hijau senantiasa, tapi jangan sampai membuat kita lupa diri. Kehidupan yang kita jalani sekarang, bisa jadi itulah kehidupan yang diinginkan orang lain.

Sumber gambar: pixabay.

Dituliskan untuk memenuhi tugas #ywc #gtc kelas Young Writer Club Batch 3

Di penghujung hari yang melelahkan, hari pertama, Senin 30 Oktober 2017

Anindita Ayu Prastiwi

 

Baca juga: Sumatera Barat, The “Unforgettable” Trip

Tags:
Lulus dari Teknik Informatika, namun tidak bisa lepas dari novel dan sastra. Menulis tentang traveling, review buku, review film, coret-coretan pribadi, jurnal absurd, serta hal-hal random.

Related Article

12 Comments

Ahmad Kumaedi 06/11/2017 at 21:01

Wah udah keren neh tulisannya. Tinggal ke naskah lagi mbak. Mantap.

Diah 12/11/2017 at 21:27

Karena bagi sebagian orang, gak gaul klo gak up to date dalam fashion, nongkrong sana sini, yaa itulah ya gengsi, huhuhuh. Padahal jadi diri sendiri mah jauh lebih baik ya Mbak daripada sok gengsi segala padahal pakai topeng 😀

Leave a Comment

Behind This Blog

Behind This Blog

Hello!
Aku Anindita Ayu, seorang penggila sastra yang bermimpi untuk menjelajahi dunia.
Pink Passport adalah rumah keduaku.

For business inquiries, please email me at aninditaayu.p@gmail.com

Thanks for stopping by!

MY OTHER BLOG

Archives

Community

Community

# # # #
 
 
 
error: Content is protected !!